Jumat, 24 Juni 2022

Hidup adalah bentangan masalah (bertubi-tubi) dan cara mengatasinya

Hidup manusia tidak akan pernah lepas dari masalah dan ujian. Karena dari sanalah kualitas seorang manusia bisa terlihat. Perbedaannya, ia bisa mengatasi masalah dengan baik, justru semakin terbenam bersama masalah tersebut. Besar kecilnya masalah tak lepas dari kondisi pikiran Anda. Terkadang tanpa disadari sebuah masalah kecil bisa menjadi besar karena pikiran Anda mengkondisikan seperti itu. Karena itu, ketika masalah sedang menghampiri pastikan pikiran Anda tidak terbawa arus yang ada dalam masalah tersebut. Ingat juga, tak ada masalah yang tanpa solusi. Anda hanya butuh pikiran yang jernih untuk mengetahui cara menghadapi masalah yang datang bertubi-tubi dan membelit hidup Kita.



Berserah Diri, Anda tidak akan pernah bisa menghadapi dan mengatasi masalah dalam kondisi pikiran dan hati yang gundah gulana. Untuk itu, kondisikan pikiran dan hati Anda untuk lebih tenang. Ketenangan bisa membuka pikiran Anda untuk menghadapi masalah secara lebih positif. Salah satu cara mendapatkan ketenangan batin adalah dengan berserah diri kepada Allah Swt. Jangan pernah berusaha memikul masalah sendirian. Karena kekuatan manusia pasti ada batasnya.
Berserah diri bukan berarti tidak melakukan apa-apa. Berserah diri adalah sebuah upaya untuk bisa menemukan solusi dari masalah yang dihadapi. Kepada siapa lagi kita akan meminta pertolongan selain kepada Allah Swt yang Maha Besar.

Temukan Akar Permasalahan, Kita juga tidak bisa menemukan cara paling tepat dalam mengatasi masalah hidup jika belum menemukan akar permasalahannya. Ketahui dan pahami dengan jelas apa masalah yang melingkupi hidup kita. Dengan demikian kitaakan punya arah yang jelas dan tepat dalam menemukan solusinya. Dengan mengetahui akar permasalan secara jelas, kita bisa mengetahui dengan benar bahwa upaya yang dilakukan sudah berjalan di trek yang benar. Jangan sampai kita berjibaku mencari solusi, ternyata tidak ada sangkut paut dengan masalah yang tengah dihadapi. 

Coba telisik lebih dalam dan sedikit menoleh ke belakang, bagaimana awal mula masalah tersebut bisa muncul. Bisa jadi masalah muncul dari hal-hal yang tak pernah Anda pikirkan sebelumnya. Hal-hal yang selama ini Anda pikir baik-baik saja, ternyata justru menjadi pemicu masalah.

Tidak Membesar-besarkan Masalah, Sesuatu hal yang harus kita camkan saat mencari cara mengatasi masalah adalah tidak membesarkan masalah yang ada. Jangan ada “bumbu penyedap” dalam masalah yang dijalani. Karena hal itu justru akan membuat masalah menjadi tidak sedap alias lebih buruk. Mereka yang sering membesar-besarkan masalah adalah yang sering menderita oleh pikiran sendiri. Maka itu, pastikan pikiran Anda tetap terkontrol dan tidak membuat hidup Anda menjadi lebih buruk. Namun, bukan berarti Anda harus mengecilkan masalah. 

Berikan porsi yang sesuai pada masalah tersebut. Jangan dilebihkan, jangan pula dikurangi. Sehingga Anda bisa menemukan cara yang paling tepat dan bijak untuk mengatasi masalah tersebut. Pendeknya, jangan mempersulit diri dengan membesarkan masalah dari kondisi sebenarnya.

Lihat dari Sudut Pandang yang Lain, Boleh jadi ketika masalah menghampiri, Kita hanya terpaku dengan pandangan dan cara berpikir kita sendiri. Ada baiknya, Anda coba keluar dari sudut yang kita gunakan dan cari sudut pandang lain. Cara ini akan membuka pikiran kita bahwa masalah tersebut tidaklah seberat yang kita  pikir. Misalnya, saat kita bertengkar dengan pasangan, pasti ada banyak ego yang muncul. Saat itu, masing-masing pihak bersikukuh dengan sudut pandang mereka. Itulah yang membuat pertengkaran kerap sulit mencapai perdamaian. Karena itu, ketika hati dan pikiran sudah lebih tenang, cobalah melihat dari sudut pandang orang lain. Kita pasti akan menemukan sesuatu yang berbeda. Sesuatu inilah yang harus Anda pahami sehingga bisa sama-sama menemukan solusi yang paling pas.

Berpikir Positif, Kita tidak akan bisa menemukan cara mengatasi masalah ketika pikiran Kita masih dipenuhi hal-hal negatif. Saat prasangka buruk memenuhi pikiran dan hati, maka Kita hanya akan menemukan jalan yang gelap. Bukan jalan terang yang bisa membimbing Kita mendapatkan solusi dari masalah yang dihadapi. Berpikir positif menjadi salah satu jalan yang harus Kita lalui jika ingin bisa mengatasi masalah. Dengan kondisi ini, pikiran Kita akan jauh lebih terbuka. Termasuk mau menerima masukan dari pihak lain terhadap masalah yang Kita hadapi.

Dengan berpikir positif Kita pun terbantu dalam mengurangi beban akibat masalah tersebut. Saat beban sudah terasa lebih ringan, pikiran Kita pun otomatis lebih jernih dan mampu melihat jalan yang harus ditempuh dalam mendapatkan solusi.

Berdoa dengan Keyakinan Penuh, Berdoa juga merupakan salah satu cara yang kerap dilakukan untuk mengatasi masalah hidup. Dengan berdoa kepada Allah Swt, maka Kita secara langsung menyerahkan masalah yang Kita hadapi kepada Yang Maha Kuasa yaitu Allah Swt.
Berdoalah dengan keyakinan penuh, meskipun Kita tidak pernah tahu kapan doa Kita akan dikabulkan. Karena hanya Allah Swt yang tahu apa yang terbaik untuk kita. Boleh jadi, sesuatu yang kita anggap baik ternyata buruk di mata Allah Swt. Karena itu, mintalah untuk selalu diberi petunjuk bahwa jalan yang ditempuh memang yang terbaik untuk Kita dan lingkungan di sekitar Kita.

Evaluasi Diri/Koreksi Diri, Apa pun masalah yang menimpa Kita, sebaiknya tetap selalu mawas diri. Lihat lebih dalam, apakah masalah yang terjadi lebih banyak muncul karena kesalahan Kita sendiri atau bukan. Mengevaluasi diri atas kesalahan yang pernah dilakukan menjadi upaya yang tidak boleh Kita lewatkan saat menemui masalah.

Melakukan introspeksi diri juga akan menjauhkan Kita dari kemungkinan menyalahkan orang lain atas masalah yang melkita. Tindakan ini jauh lebih sportif dan mulia dibanding melempar kesalahan kepada orang lain.

Bertaubat kepada Allah Swt dari segala kesalahan, maka kita akan dibantu untuk menemukan solusi dari masalah tersebut.