This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Kasih Sayang Tuhan pada Hamba-Nya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasih Sayang Tuhan pada Hamba-Nya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 September 2022

Kasih Sayang Tuhan pada Hamba-Nya (Az Zumar Ayat 53)

Dalam surat Az Zumar ayat 53 ini, Allah menjelaskan bahwa Allah akan selalu mengampuni dosa-dosa setiap hamba-Nya. Bahkan dikatakan bahwa ayat ini merupakan bukti kasih sayang Allah kepada setiap hamba-nya yang ingin bertaubat dan kembali pada jalan Allah yang baik dan benar. Dalam hal ini, umat muslim semestinya merasa gelisah akan dosa-dosa yang telah diperbuat. Seperti penduduk Makkah pada zaman nabi dahulu. Para penduduk Makkah ini mengadu kepada Rasulullah akankah dosa-dosa yang mereka lakukan diampuni oleh Allah. Kemudian turunlah surat Az Zumar ayat 53 kepada Nabi Muhammad.  Dalam surat Az Zumar ayat 53 ini, Allah menjelaskan bahwa Allah akan selalu mengampuni dosa-dosa setiap hamba-Nya. Bahkan dikatakan bahwa ayat ini merupakan bukti kasih sayang Allah kepada setiap hamba-nya yang ingin bertaubat dan kembali pada jalan Allah yang baik dan benar.     Allah Maha Pengampun Seperti disebutkan sebelumnya, surat Az Zumar ayat 53 turun menjawab kegelisahan penduduk Makkah akan dosa-dosa mereka. Para penduduk Makkah mengadu kepada Nabi Muhammad SAW, bertanya akankah Allah mengampuni dosa-dosa yang mereka lakukan.  Orang yang mengadu ini termasuk golongan orang yang melakukan dosa-dosa besar seperti penyembah berhala hingga pembunuh berdarah dingin. Kemudian, Allah menurunkan surat Az Zumar ayat 53 pada Nabi Muhammad yang berbunyi:  “Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas (dengan menzalimi) dirinya sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”  Dari ayat tersebut, dapat dipahami bahwa Allah menerangkan sejelas-jelasnya bahwa Allah adalah Maha Pengampun yang akan mengampuni setiap dosa-dosa hambanya. Ayat ini juga berupa ajakan bagi para umat Nabi Muhammad untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah. Di mana Allah akan selalu menerima dan merangkul setap hamba-Nya yang ingin kembali ke jalan baik dan benar.  Menebar Kasih Sayang Arti surat Az Zumar ayat 53 berikutnya adalah sebuah bentuk ajakan untuk menebar kasih sayang. Di mana Alkah, melalui Nabi Muhammad mengajak seluruh umat muslim untuk merangkul dan tidak menghakimi, sekalipun mereka telah melakukan dosa-dosa besar.  Dalam ayat Az Zumar tersebut, Allah tidak serta merta mengazab dan memberikan siksa pada orang-orang yang melakukan dosa. Sebaliknya, Allah justru merangkul dan memberikan kasih sayang kepada setiap hamba-Nya tanpa pilih kasih. Allah juga memberikan semangat pada umat yang ingin bertaubat demi mendapat ampunan dari-Nya.  Orang yang datang dengan penuh sesal atas dosa-dosa masa lalu yang dilakukan, tak akan mendapat ancaman dari Allah. Sungguh Allah Yang Maha Pemaaf akan membukakan jalan seluas-luasnya bagi hamba yang ingin kembali pada-Nya. Orang-orang yang kembali dan bertaubat kepada Allah niscaya akan mendapatkan manfaat dan ridho kebaikan dari Allah.  Metode Dakwah yang Ramah Terakhir, arti surat Az Zumar ayat 53 juga menjelaskan metode dakwah Islam yang ramah yang penuh belas kasih. Seperti disebutkan sebelumnya, Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengampun, akan mengampuni setiap dosa, termasuk dosa-dosa besar yang dilakukan hamba-Nya.  Allah tak menghakimi, justru memberikan belas kasih kepada setiap hamba-Nya yang ingin bertaubat. Dalam ayat Az Zumar tersebut, Allah mengajarkan Nabi Muhammad untuk menggunakan metode tadrruj dalam menyampaikan dakwah pada masyarakat.  Metode ini bergerak mendekati orang yang hendak diajak, sedikit-demi sedikit, hingga perlahan dapat membuka hati setiap umat yang ingin kembali ke jalan yang benar, yaitu Islam. Metode ini juga mengutamakan kasih sayang, yaitu dengan merangkul setiap umat dengan terbuka dan penuh keramahan.  Hal inilah yang menjadi keistimewaan Islam, bahwa Islam adalah agama yang damai. Memiliki ajaran yang penuh kebaikan dan ketentraman, begitu pula dengan cara penyampaiannya yang dilakukan dengan penuh kedamaian dan kasih sayang.  Dari Az Zumar ayat 53 ini juga dapat dipahami bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengasih. Segala kebaikan ada pada-Nya, tak pernah membeda-bedakan hamba-Nya. Selalu membuka ridho dan pintu maaf kepada siapapun, termasuk orang-orang yang melakukan dosa besar.

Dalam surat Az Zumar ayat 53 ini, Allah menjelaskan bahwa Allah Swt akan selalu mengampuni dosa-dosa setiap hamba-Nya. Bahkan dikatakan bahwa ayat ini merupakan bukti kasih sayang Allah kepada setiap hamba-nya yang ingin bertaubat dan kembali pada jalan Allah yang baik dan benar. Dalam hal ini, umat muslim semestinya merasa gelisah akan dosa-dosa yang telah diperbuat. Seperti penduduk Makkah pada zaman nabi dahulu. Para penduduk Makkah ini mengadu kepada Rasulullah akankah dosa-dosa yang mereka lakukan diampuni oleh Allah. Kemudian turunlah surat Az Zumar ayat 53 kepada Nabi Muhammad.

Dalam surat Az Zumar ayat 53 ini, Allah menjelaskan bahwa Allah akan selalu mengampuni dosa-dosa setiap hamba-Nya. Bahkan dikatakan bahwa ayat ini merupakan bukti kasih sayang Allah kepada setiap hamba-nya yang ingin bertaubat dan kembali pada jalan Allah yang baik dan benar. 


Allah Maha Pengampun

Seperti disebutkan sebelumnya, surat Az Zumar ayat 53 turun menjawab kegelisahan penduduk Makkah akan dosa-dosa mereka. Para penduduk Makkah mengadu kepada Nabi Muhammad SAW, bertanya akankah Allah mengampuni dosa-dosa yang mereka lakukan.

Orang yang mengadu ini termasuk golongan orang yang melakukan dosa-dosa besar seperti penyembah berhala hingga pembunuh berdarah dingin. Kemudian, Allah menurunkan surat Az Zumar ayat 53 pada Nabi Muhammad yang berbunyi:

“Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas (dengan menzalimi) dirinya sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dari ayat tersebut, dapat dipahami bahwa Allah menerangkan sejelas-jelasnya bahwa Allah adalah Maha Pengampun yang akan mengampuni setiap dosa-dosa hambanya. Ayat ini juga berupa ajakan bagi para umat Nabi Muhammad untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah. Di mana Allah akan selalu menerima dan merangkul setap hamba-Nya yang ingin kembali ke jalan baik dan benar.

Menebar Kasih Sayang

Arti surat Az Zumar ayat 53 berikutnya adalah sebuah bentuk ajakan untuk menebar kasih sayang. Di mana Alkah, melalui Nabi Muhammad mengajak seluruh umat muslim untuk merangkul dan tidak menghakimi, sekalipun mereka telah melakukan dosa-dosa besar.

Dalam ayat Az Zumar tersebut, Allah tidak serta merta mengazab dan memberikan siksa pada orang-orang yang melakukan dosa. Sebaliknya, Allah justru merangkul dan memberikan kasih sayang kepada setiap hamba-Nya tanpa pilih kasih. Allah juga memberikan semangat pada umat yang ingin bertaubat demi mendapat ampunan dari-Nya.

Orang yang datang dengan penuh sesal atas dosa-dosa masa lalu yang dilakukan, tak akan mendapat ancaman dari Allah. Sungguh Allah Yang Maha Pemaaf akan membukakan jalan seluas-luasnya bagi hamba yang ingin kembali pada-Nya. Orang-orang yang kembali dan bertaubat kepada Allah niscaya akan mendapatkan manfaat dan ridho kebaikan dari Allah.

Metode Dakwah yang Ramah

Terakhir, arti surat Az Zumar ayat 53 juga menjelaskan metode dakwah Islam yang ramah yang penuh belas kasih. Seperti disebutkan sebelumnya, Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengampun, akan mengampuni setiap dosa, termasuk dosa-dosa besar yang dilakukan hamba-Nya.

Allah tak menghakimi, justru memberikan belas kasih kepada setiap hamba-Nya yang ingin bertaubat. Dalam ayat Az Zumar tersebut, Allah mengajarkan Nabi Muhammad untuk menggunakan metode tadrruj dalam menyampaikan dakwah pada masyarakat.

Metode ini bergerak mendekati orang yang hendak diajak, sedikit-demi sedikit, hingga perlahan dapat membuka hati setiap umat yang ingin kembali ke jalan yang benar, yaitu Islam. Metode ini juga mengutamakan kasih sayang, yaitu dengan merangkul setiap umat dengan terbuka dan penuh keramahan.

Hal inilah yang menjadi keistimewaan Islam, bahwa Islam adalah agama yang damai. Memiliki ajaran yang penuh kebaikan dan ketentraman, begitu pula dengan cara penyampaiannya yang dilakukan dengan penuh kedamaian dan kasih sayang.

Dari Az Zumar ayat 53 ini juga dapat dipahami bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengasih. Segala kebaikan ada pada-Nya, tak pernah membeda-bedakan hamba-Nya. Selalu membuka ridho dan pintu maaf kepada siapapun, termasuk orang-orang yang melakukan dosa besar.