Rabu, 29 Juni 2022

10 Dosa besar

Setiap manusia pada dasarnya pasti pernah melakukan kesalahan dan dosa. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa dosa terbagi menjadi dua, yakni dosa besar dan kecil. Saat seseorang melakukan dosa besar secara sengaja, maka ia harus bertaubat terlebih dahulu agar bisa diampuni oleh Allah Swt. Adalah penting mengetahui apa saja yang tergolong dosa besar. Hal ini berguna untuk membuat kita akan lebih berhati–hati terhadap apa yang kita lakukan.



Syirik atau Menyekutukan Allah Swt, Dalam surat An-Nisa: 48 disebutkan bahwa Allah Swt mengampuni dosa selain syirik. Artinya, syirik merupakan dosa yang serius. Bahkan dalam surat Al-Maidah: 72 disebutkan bahwa orang yang melakukan syirik haram masuk ke surga.

Berputus Asa Dari Rahmat Allah Swt, Di surat yusuf: 87 Allah Swt berfirman bahwa hanya orang kafir saja yang berputus asa dari rahmat Allah Swt. Mengharap rahmat Allah Swt sendiri merupakan bagian dari keimanan seseorang kepada Allah Swt. Saat seseorang berputus asa dari rahmat Allah Swt, maka artinya ia ragu bahwa Allah Swt akan menjaga dan menjawab doa hamba-Nya. 

Merasa Aman dari ancaman Allah Swt, Allah Swt  memang Maha Pengampun dan akan memaafkan setiap kesalahan hamba-Nya. Akan tetapi, bukan berarti hal ini bisa menjadikan kita abai dan merasa aman dari ancaman Allah. Justru saat seseorang merasa aman dari ancaman Allah Swt, maka ia termasuk ke dalam orang-orang yang merugi.

Durhaka Kepada Orangtua, Orang yang durhaka kepada orang tua disebut sebagai orang yang sombong dan celaka. Orang tua merupakan alasan mengapa seseorang bisa lahir ke dunia. Namun, lebih dari itu, seseorang taat pada orang tua adalah karena ia taat kepada Allah Swt dan sebagai bentuk mengikuti perintah Allah Swt.

Membunuh orang lain, Seseorang yang mengambil nyawa orang lain, khususnya seorang mukmin dengan sengaja, maka Allah Swt mengancamnya dengan neraka Jahannam. Bahkan dalam surat An-Nisaa: 93 dikatakan bahwa seorang pembunuh akan kekal berada dalam neraka Jahannam selamanya.

Menuduh Wanita Baik-baik Berzina, Islam sangat menghormati nama baik seseorang. Bahkan dalam surat An-Nuur: 23 Allah Swt berfirman bahwa orang yang menuduh perempuan baik-baik melakukan zina akan mendapatkan laknat. Bukan hanya di akhirat saja, tapi juga di dunia. Bahkan orang tersebut juga akan mendapatkan azab yang besar.

Memakan harta haram, harta haram bukan hanya merugikan orang-orang yang terlibat di dalamnya saja. Lebih dari itu, riba juga dapat merugikan banyak orang. Bahkan orang-orang yang tidak berkaitan secara langsung. Karena itu, islam dengan tegas melarang segala bentuk haram/harta haram dan memakan harta hasil korupsi/harta haram tersebut.

Lari Dari Medan Pertempuran, Saat seorang muslim berada di medan pertempuran, maka haram baginya untuk mundur atau lari dari medan pertempuran. Kecuali jika mundur tersebut merupakan bagian dari strategi perang atau bertujuan untuk menyusun siasat kembali.

Memakan Harta Anak Yatim, Bukan hanya harta riba, Islam sangat melarang pemeluknya memakan setiap harta yang bukan merupakan haknya. Termasuk harta anak yatim. Baik yang berada di bawah asuhannya secara langsung ataupun tidak. Hukum mengenai hal ini bisa ditemukan dalam surat An-Nisa: 10.
 
Berbuat Zina, Zina merupakan perbuatan keju yang besar dosanya. Hal ini karena akibat dari perzinahan tersebut bisa memberikan dampak yang luas bahkan merusak tatanan social yang seharusnya rapi. Jika dari zina tersebut menghasilkan anak, maka anak tersebut akan sulit diketahui nasabnya. Selain berkaitan dengan social dan pernikahannya, hal ini juga berkaitan dengan hak waris dan hukum-hukum lain yang berkaitan dengan nasab atau keturunan.