Jumat, 01 Juli 2022

Taubat merupakan bentuk tindakan dari akhlak dan kewajiban manusia

Tobat secara bahasa artinya kembali. Secara istilah artinya kembali kepada Allah Swt yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Berserah diri pada-Nya dengan hati penuh penyesalan yang sungguh-sungguh. tobat merupakan bentuk tindakan dari akhlak dan kewajiban manusia terhadap Allah SWT karena pada dasarnya manusia tidak lepas dari perbuatan dosa.



Tobat yang diterima oleh Allah Swt ialah Taubat Nashuha, yaitu tobat yang sebenar-benarnya yang mana taubat itu berlaku untuk siapa saja. Bukan hanya untuk orang yang mempunyai dosa saja, namun taubat diperintahkan untuk semua orang.

Jika Anda melakukan dosa ataupun kesalahan, maka segeralah untuk bertobat. Karena Allah selalu memaafkan hambanya. Dan berikut ini sebab-sebab Allah menerima tobat yang Anda:
  1. Karena Allah SWT Maha Mengasihi dan Maha Pengampun
  2. Agar hamba-hambanya bersih dari dosa dan memperoleh kebahagiaan di Surga-Nya kelak
  3. Orang-orang yang bertaubat tidak mengulangi dosa yang pernah diperbuat
  4. Mencegah dari kejahatan dan agar orang-orang lebih banyak melakukan kebaikan.
Sebelum Anda melakukan taubat, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu syarat-syarat untuk bertaubat. Dan berikut ini rangkuman syarat bertobat:

  1. Islam, Jika Anda melakukan taubat dengan cara yang dianut oleh Islam, tentu saja Anda haruslah beragama. Karena hal ini pun telah dijelaskan dalam QS An-Nisa ayat 18, sbb : “Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.” (QS An-Nisa ayat 18).
  2. Ikhlas, saat Anda melakukan sebuah taubat, Anda harus dengan ikhlas untuk menjalankannya. Karena dengan keikhlasan itu artinya Anda hanya mengharapkan ridho dari Allah SWT.
  3. Mengakui dosa, jika Anda benar-benar ingin menghapus semua kesalahan yang pernah diperbuat, Anda harus mengakui kesalahan tersebut di hadapan Allah SWT. Dengan cara mengakui serta memohon keselamatan dengan berdoa kepada Allah Swt.
  4. Menyesali perbuatan, selain Anda harus mengakui dosa, Anda juga diharuskan memiliki rasa penyesalan. Penyesalan tersebut akan memberikan kemampuan kepada Anda untuk takut dan menjadi penghalang apabila Anda berniat melakukan kembali kesalahan atau dosa tersebut.
  5. Lepas dan tinggalkan perbuatan dosa. Apabila pelanggaran yang Anda perbuat adalah melakukan larangannya, dan meninggalkan perintahnya, maka Anda harus melaksanakan perintahnya sebagai cara meninggalkan perbuatan dosa tersebut.