Rabu, 21 September 2022

Tanya Jawab mengenai Islam : Suami Masih Mencintai Mantan Istri

Tanya Jawab mengenai Islam : Suami Masih Mencintai Mantan Istri , Bagaimana hukum seorang pria yang masih mencintai sang mantan istri? Padahal, di sisinya kini sudah ada istri baru.  Pertanyaan  Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.  Pak Ustaz, dua bulan yang lalu teman sekerja suami saya melapor kepada saya bahwa suami saya sering kencan dengan bekas istrinya, padahal sudah cerai hampir dua tahun yang lalu. Dia mengaku kepada saya bahwa dia masih mencintai mantan istrinya. Mengapa demikian? Dia mengaku didesak oleh orang tuanya, untuk cerai, sebab sudah lima tahun berumah tangga belum diberi momongan/anak.  Setelah bercerai, lalu kawin dengan saya. Dan perkawinan saya dengan suami sudah berjalan satu tahun lebih, juga belum diberi momongan juga. Sudah bersetubuh berkali-kali tapi belum ada tanda-tanda hamil. Hati saya susah dan pikiran saya menjadi tidak tenang dan saya khawatir jangan-jangan saya akan dicerai dengan alasan juga belum punya anak.  Pertanyaan saya Pak ustaz:  1. Bagaimana hukumnya seorang suami berpacaran dengan bekas istri?  2. Amalan-amalan apa yang harus saya lakukan agar suami saya tetap mencintai saya? Saya khawatir kalau-kalau ibunya juga tidak senang kepada saya dengan alasan tidak punya anak.  Mohon Pak Ustaz memberi nasihat kepada saya agar suami saya tidak mencerai saya. Tolong Pak Ustaz solusinya. Kalau perlu saya dan suami sowan ke rumah Bapak, agar memberi nasihat kepada saya berdua. Kapan Bapak ada waktu?  Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. [Pujiati, S.E., Tegalasri, Karanganyar]  Ustaz Menjawab  Wa’alaikumsalam warahmatullaahi wabarakaatuh.  Ibu Pujiastuti yang dirahmati Allah. Perlu Ibu ketahui bahwa jodoh, rezeki, dan kematian sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Kalau memang suami Anda adalah jodoh Anda. Insya Allah dia akan tetap bersama Anda dan tidak akan kembali kepada mantan istri.  Ditinjau dari hukum Islam, berpacaran dengan perempuan lain (bukan muhrim) maka hukumnya haram. Menurut ustaz, tugas Ibu sekarang adalah membantu suami agar melupakan mantan istrinya. Sekarang Ibu harus pandai bersolek, berdandan, berhias diri memakai baju yang bagus, bedak yang wangi, memakai parfum yang baik, suami pulang kerja disambut dengan muka manis, senyum, bila perlu dipeluk/dicium mesra, kalau suami sudah tertarik terhadap penampilan Anda, biasanya suami timbul gairah dan terus mengajak ke kamar tidur dan layanilah suami sepuas mungkin. Insya Allah lupa terhadap mantan istrinya.  Disamping usaha lahir seperti itu, juga jangan lupa usaha batin antara lain, menjaga salat lima waktu, puasa Senin Kamis, salat sunah dhuha dan tahajud, lalu rutin membaca Alquran walau hanya beberapa ayat, orlando (ora lali ndonga).  Yang penting lakukan pelayanan terhadap suami dengan ekstra istimewa, sering sowan ibu mertua dengan bawa oleh-oleh yang menjadi kesukaan ibu.  Kalau ingin datang ke rumah Ustaz, tolong telepon dulu, sebab walaupun sudah lansia (umur 74 tahun) masih aktif mengajar di UII Yogyakarta, Uniba, pengajian-pengajian, menyusun jawaban di Harian Solopos setiap hari Jumat, karena surat-surat dari masyarakat masih selalu datang. Bahkan ada surat-surat belum sempat dijawab, kebanyakan masalah berumah tangga, cari jodoh dan sebagainya.  Demikian jawaban/solusi Ustaz, semoga rumah tangga ibu menjadi lebih baik, harmonis dan semoga Allah SWT segera memberi momongan. Yang penting sabar, ikhtiar, tawakal, dan berdoa.
Tanya Jawab mengenai Islam : Suami Masih Mencintai Mantan Istri , Bagaimana hukum seorang pria yang masih mencintai sang mantan istri? Padahal, di sisinya kini sudah ada istri baru.

Pertanyaan

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Pak Ustaz, dua bulan yang lalu teman sekerja suami saya melapor kepada saya bahwa suami saya sering kencan dengan bekas istrinya, padahal sudah cerai hampir dua tahun yang lalu. Dia mengaku kepada saya bahwa dia masih mencintai mantan istrinya. Mengapa demikian? Dia mengaku didesak oleh orang tuanya, untuk cerai, sebab sudah lima tahun berumah tangga belum diberi momongan/anak.

Setelah bercerai, lalu kawin dengan saya. Dan perkawinan saya dengan suami sudah berjalan satu tahun lebih, juga belum diberi momongan juga. Sudah bersetubuh berkali-kali tapi belum ada tanda-tanda hamil. Hati saya susah dan pikiran saya menjadi tidak tenang dan saya khawatir jangan-jangan saya akan dicerai dengan alasan juga belum punya anak.

Pertanyaan saya Pak ustaz:

1. Bagaimana hukumnya seorang suami berpacaran dengan bekas istri?

2. Amalan-amalan apa yang harus saya lakukan agar suami saya tetap mencintai saya? Saya khawatir kalau-kalau ibunya juga tidak senang kepada saya dengan alasan tidak punya anak.

Mohon Pak Ustaz memberi nasihat kepada saya agar suami saya tidak mencerai saya. Tolong Pak Ustaz solusinya. Kalau perlu saya dan suami sowan ke rumah Bapak, agar memberi nasihat kepada saya berdua. Kapan Bapak ada waktu?

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. [Pujiati, S.E., Tegalasri, Karanganyar]

Ustaz Menjawab

Wa’alaikumsalam warahmatullaahi wabarakaatuh.

Ibu Pujiastuti yang dirahmati Allah. Perlu Ibu ketahui bahwa jodoh, rezeki, dan kematian sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Kalau memang suami Anda adalah jodoh Anda. Insya Allah dia akan tetap bersama Anda dan tidak akan kembali kepada mantan istri.

Ditinjau dari hukum Islam, berpacaran dengan perempuan lain (bukan muhrim) maka hukumnya haram. Menurut ustaz, tugas Ibu sekarang adalah membantu suami agar melupakan mantan istrinya. Sekarang Ibu harus pandai bersolek, berdandan, berhias diri memakai baju yang bagus, bedak yang wangi, memakai parfum yang baik, suami pulang kerja disambut dengan muka manis, senyum, bila perlu dipeluk/dicium mesra, kalau suami sudah tertarik terhadap penampilan Anda, biasanya suami timbul gairah dan terus mengajak ke kamar tidur dan layanilah suami sepuas mungkin. Insya Allah lupa terhadap mantan istrinya.

Disamping usaha lahir seperti itu, juga jangan lupa usaha batin antara lain, menjaga salat lima waktu, puasa Senin Kamis, salat sunah dhuha dan tahajud, lalu rutin membaca Alquran walau hanya beberapa ayat, orlando (ora lali ndonga).

Yang penting lakukan pelayanan terhadap suami dengan ekstra istimewa, sering sowan ibu mertua dengan bawa oleh-oleh yang menjadi kesukaan ibu.

Kalau ingin datang ke rumah Ustaz, tolong telepon dulu, sebab walaupun sudah lansia (umur 74 tahun) masih aktif mengajar di UII Yogyakarta, Uniba, pengajian-pengajian, menyusun jawaban di Harian Solopos setiap hari Jumat, karena surat-surat dari masyarakat masih selalu datang. Bahkan ada surat-surat belum sempat dijawab, kebanyakan masalah berumah tangga, cari jodoh dan sebagainya.

Demikian jawaban/solusi Ustaz, semoga rumah tangga ibu menjadi lebih baik, harmonis dan semoga Allah SWT segera memberi momongan. Yang penting sabar, ikhtiar, tawakal, dan berdoa.