Rabu, 07 September 2022

Efek Harta Haram Terhadap Hafalan Al-Quran

Efek Harta Haram Terhadap Hafalan Al-Quran. Umat Islam tentu merasa jijik dengan daging babi, anjing, khamr, bangkai, benda bernajis dan apa-apa yang diharamkan Namun nampaknya beberapa orang yang tertutup hatinya tidak merasa jijik dengan harta yang mengandung riba, hasil korupsi, kecurangan, penipuan, dan perjudian. Padahal semua itu haram. Na’udzubillahi mindzalik.  Dalam surah Al-Baqarah disebutkan,  يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ  “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 168). Manusia diperintahkan untuk memakan makanan yang halal dan baik. Halal dzatnya dan halal cara memperolehnya.  Apabila seseorang memakan harta yang haram maka efeknya akan merasakan beberapa hal seperti di bawah ini: 1. Malas beribadah 2. Merasa nyaman berbuat dosa 3. Enggan menerima nasihat 4. Mudah tersinggung 5. Tidak ada ketenangan batin 6. Mudah cemas dan gelisah 7. Merasa tidak puas dan serakah 8. Doanya sulit dikabulkan 9. dan masih banyak lagi dampak buruk lainnya Perintah Makan yang Baik dan Beramal Shaleh Dalam ayat lain disebutkan,  يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ  “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang thayyib (yang baik), dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mu’minun: 51). Makan yang thayyib maksudnya yaitu makan yang halal sebagaimana disebutkan oleh Sa’id bin Jubair dan Adh-Dhahak. Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim karya Ibnu Katsir.  Apabila makanannya halal maka akan termotivasi berbuat baik. Adapun jika makanannya tidak halal maka sangat berat untuk bisa beramal shaleh.  Peringatan Agar Kita Peduli Halal Haramnya Harta Rasulullah memperingatkan:  لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لاَ يُبَالِى الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ ، أَمِنْ حَلاَلٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ  “Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau yang haram.” (HR. Bukhari)  Umat Islam tentu merasa jijik dengan daging babi, anjing, khamr, bangkai, benda-benda bernajis, dan apa-apa yang telah nyata keharamannya.  Namun nampaknya beberapa orang yang tertutup hatinya tidak merasa jijik dengan harta yang mengandung riba, hasil korupsi, kecurangan, penipuan, dan perjudian. Padahal semua itu sama-sama haram. Na’udzubillahi mindzalik.  Tidak ada kebahagiaan dan ketenangan memperoleh harta yang demikian haramnya, tidak ada kebaikan harta haram tersebut entah di dunia dan akhirat sama-sama tersiksa.  Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pada Ka’ab,  يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ إِنَّهُ لاَ يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتِ النَّارُ أَوْلَى بِهِ  “Wahai Ka’ab bin ‘Ujroh, sesungguhnya daging badan yang tumbuh berkembang dari sesuatu yang haram akan berhak dibakar dalam api neraka.” (HR. Tirmidzi, no. 614. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan). Apabila menghafal Al-Quran padahal di tubuhnya berasal dari harta haram maka tentu akan sulit sekali melekatnya hafalan Al-Quran.  اِلَّا تَذْكِرَةً لِّمَنْ يَّخْشٰى  Artinya: melainkan sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah), (QS. Thaha: 3).  Tafsir Ringkas Kemenag RI: Kami tidak menurunkan Al-Qur’an kepadamu melainkan sebagai peringatan bagi orang yang takut kepada Allah dan ikhlas menaati ajaran dan perintah-Nya.  Orang yang takut pada Allah dan menaati ajarannya maka tidak akan dipersulit untuk menghafal Al-Quran.  Hati-hati dalam memberikan nafkah untuk anak-anak kita, untuk keluarga kita. Doa Minta Rejeki yang halal dan Berkecukupan اللَّهُمَّ اكْفِني بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ  “Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi). Semoga Allah hilangkan harta haram yang ada pada kita dan menggantinya dengan harta yang halal dan berkah.    Referensi : Efek Harta Haram Terhadap Hafalan Al-Quran
Efek Harta Haram Terhadap Hafalan Al-Quran. Umat Islam tentu merasa jijik dengan daging babi, anjing, khamr, bangkai, benda bernajis dan apa-apa yang diharamkan

Namun nampaknya beberapa orang yang tertutup hatinya tidak merasa jijik dengan harta yang mengandung riba, hasil korupsi, kecurangan, penipuan, dan perjudian. Padahal semua itu haram. Na’udzubillahi mindzalik.

Dalam surah Al-Baqarah disebutkan,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 168).

Manusia diperintahkan untuk memakan makanan yang halal dan baik. Halal dzatnya dan halal cara memperolehnya.

Apabila seseorang memakan harta yang haram maka efeknya akan merasakan beberapa hal seperti di bawah ini:
1. Malas beribadah
2. Merasa nyaman berbuat dosa
3. Enggan menerima nasihat
4. Mudah tersinggung
5. Tidak ada ketenangan batin
6. Mudah cemas dan gelisah
7. Merasa tidak puas dan serakah
8. Doanya sulit dikabulkan
9. dan masih banyak lagi dampak buruk lainnya

Perintah Makan yang Baik dan Beramal Shaleh

Dalam ayat lain disebutkan,

يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

“Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang thayyib (yang baik), dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mu’minun: 51).

Makan yang thayyib maksudnya yaitu makan yang halal sebagaimana disebutkan oleh Sa’id bin Jubair dan Adh-Dhahak. Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim karya Ibnu Katsir.

Apabila makanannya halal maka akan termotivasi berbuat baik. Adapun jika makanannya tidak halal maka sangat berat untuk bisa beramal shaleh.

Peringatan Agar Kita Peduli Halal Haramnya Harta

Rasulullah memperingatkan:

لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لاَ يُبَالِى الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ ، أَمِنْ حَلاَلٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ

“Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau yang haram.” (HR. Bukhari)

Umat Islam tentu merasa jijik dengan daging babi, anjing, khamr, bangkai, benda-benda bernajis, dan apa-apa yang telah nyata keharamannya.

Namun nampaknya beberapa orang yang tertutup hatinya tidak merasa jijik dengan harta yang mengandung riba, hasil korupsi, kecurangan, penipuan, dan perjudian. Padahal semua itu sama-sama haram. Na’udzubillahi mindzalik.

Tidak ada kebahagiaan dan ketenangan memperoleh harta yang demikian haramnya, tidak ada kebaikan harta haram tersebut entah di dunia dan akhirat sama-sama tersiksa.

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pada Ka’ab,

يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ إِنَّهُ لاَ يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتِ النَّارُ أَوْلَى بِهِ

“Wahai Ka’ab bin ‘Ujroh, sesungguhnya daging badan yang tumbuh berkembang dari sesuatu yang haram akan berhak dibakar dalam api neraka.” (HR. Tirmidzi, no. 614. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Apabila menghafal Al-Quran padahal di tubuhnya berasal dari harta haram maka tentu akan sulit sekali melekatnya hafalan Al-Quran.

اِلَّا تَذْكِرَةً لِّمَنْ يَّخْشٰى

Artinya: melainkan sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah), (QS. Thaha: 3).

Tafsir Ringkas Kemenag RI: Kami tidak menurunkan Al-Qur’an kepadamu melainkan sebagai peringatan bagi orang yang takut kepada Allah dan ikhlas menaati ajaran dan perintah-Nya.

Orang yang takut pada Allah dan menaati ajarannya maka tidak akan dipersulit untuk menghafal Al-Quran.

Hati-hati dalam memberikan nafkah untuk anak-anak kita, untuk keluarga kita.

Doa Minta Rejeki yang halal dan Berkecukupan

اللَّهُمَّ اكْفِني بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi).

Semoga Allah hilangkan harta haram yang ada pada kita dan menggantinya dengan harta yang halal dan berkah.


Referensi : Efek Harta Haram Terhadap Hafalan Al-Quran