This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

Senin, 22 Agustus 2022

Kata kata Tentang Pentingnya Waktu

Ilustrasi : Kata kata Tentang Pentingnya Waktu

Kata kata Tentang Pentingnya Waktu. Waktu akan terus berjalan dan tak akan pernah bisa diulang kembali. Orang yang tak memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya sebenarnya sangat merugi. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.  Entah itu untuk belajar giat, bekerja rajin, melakukan berbagai aktivitas positif, dan lain sebagainya.

Pengaturan waktu yang baik merupakan faktor penting dalam mengantarkan seseorang pada kesuksesan.  Orang sukses selalu memiliki target tentang apa yang akan diselesaikan dalam waktu tertentu. Kata bijak tentang pentingnya waktu dari orang-orang sukses akan memberikan inspirasi kepada kita semua bagaimana memanfaatkan waktu dengan sebaik-baik nya.  Berikut ini ada beberapa kumpulan kata kata tentang pentingnya waktu dari orang terkenal.

“Bagaimanapun keadaan kita, mau sedih, bahagia, waktu tidak pernah berhenti menunggu. Waktu tetap berjalan.” – Tere Liye. 

Jangan berputus asa ketika dalam masa sulit. Ingatlah bahwa waktu akan terus berjalan tak peduli apa yang sedang kamu rasakan.  Jangan buang waktumu untuk meratapi kesedihan.  Banyak orang mengatakan bahwa berjalannya waktu bisa menghilangkan perasaan sedih atau terluka.  Sembari menunggu kesembuhan luka tersebut, ada baiknya jika kamu bersemangat untuk bangkit sembari melakukan aktifitas yang bermanfaat.

Ketika kesedihanmu telah hilang kamu tidak membuang waktumu dengan percuma karena sudah ada yang telah kamu lakukan. Dengan melakukan satu aktifitas yang bermanfaat juga dapat membantu kamu bangkit dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan jika kamu bersedih hati meratapi keadaan yang sedang menimpamu. 

Waktu adalah lingkaran nasib

“Waktu itu adalah lingkaran nasib tanpa henti. Siang-malam, pagi-petang, sepanjang tahun tak pernah rehat. Dalam setiap kesempatan putaran nasibnya selalu terjadi tiga kemungkinan. Paralel, bergerak serentak.” – Tere Liye.

Waktu sangat bermakna. Menurut kata kata tentang waktu di atas Seiring berjalannya waktu, nasib seseorang dapat berubah.  Yang tadinya di bawah, bisa berada di atas, dan begitu pun sebaliknya.  Tugas kita ialah berdoa dan bekerja keras agar selalu memiliki nasib yang baik.  Kemudian, apabila kita masih berada di bawah, jangan pernah putus asa dan menyerah.  Kamu tetap memiliki kesempatan yang besar untuk bisa berada pada posisi atas. Terus bersemangat dengan tidak lupa berdoa dan berusaha.

Lalu, ketika kamu sudah berada di posisi atas, jangan pernah sombong dan menghina orang-orang yang ada di bawahmu.  Ingatlah bahwa semua yang kamu miliki ialah titipan dari Allah SWT. Dalam hitungan detik, kamu tak akan tahu bagaimana nasibmu.  Jika Allah ingin mengambil hartamu, maka kamu tak akan memiliki apapun.

Kesedihan akan berlalu dengan berjalannya waktu.  “Kesedihan pun akan terbang menjauh seiring dengan kepakan sayap waktu.”  Banyak orang memiliki masalah dan merasa sedih. Masalah berat membuat kesedihan yang teramat dalam.  Namun, seberat apapun itu, pasti akan sembuh seiring dengan berjalannya waktu. Kamu harus bersahabat dengan waktu. Yakinlah bahwa rasa sakit di dalam dada akan sembuh jika sudah melewati waktu yang cukup lama.  Itulah mengapa memanfaatkan waktu dengan baik merupakan obat mujarab untuk segala macam kesedihan.

Memanfaatkan waktu dengan baik

“Menggunakan waktu adalah memanfaatkannya sesuai dengan apa yang telah ditentukan sebelumnya. Menghamburkan waktu adalah menyia-nyiakannya tanpa rencana dan sembarangan.”

Hidup ini butuh tujuan. Tujuan akan mampu dicapai dengan baik dengan suatu perencanaan yang matang.  Jika kamu ingin mencapai segala apa yang ingin kamu impikan, jangan lupa untuk membuat rencana mengenai hal apa saja yang ingin kamu lakukan.  Buatlah target pencapaian dalam periode waktu tertentu. Sesungguhnya orang sukses melakukan suatu perencanaan yang matang dalam hidupnya.  Mereka selalu menghabiskan waktunya untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat demi terwujudnya impian. 

“Lebih baik datang 3 jam lebih awal daripada terlambat 1 menit.”

Sangat dianjurkan untuk menjadi orang yang tepat waktu. Prinsip kata kata bijak ini sebaiknya diaplikasikan pada setiap kesempatan.  Orang yang selalu tepat waktu akan mampu mencapai kesuksesan lebih cepat dibandingkan dengan orang yang tak pernah bisa on time.  Salah satu ciri orang sukses ialah datang tepat waktu.  Membiasakan diri untuk bisa tepat waktu memang bukan hal yang mudah. Kebiasaan tepat waktu bisa diusahakan dengan melatihnya. Usahakan untuk selalu datang tepat waktu atau lebih awal dari jam yang dijanjikan. Lama kelamaan, ini akan menjadi suatu kebiasaan baik yang bisa dilakukan dengan mudah. 

Waktu adalah guru terbaik. “Seiring berjalannya waktu, waktu mengajarkan anda banyak hal.” 

Guru terbaik ialah pengalaman yang didapat seiring berjalannya waktu. Ada banyak hal yang bisa dipelajari seiring berjalannya waktu. Pastinya, ada banyak masalah hidup yang kamu lalui. Berbagai masalah itu akan mengajarkan kamu mengenai arti hidup sesungguhnya.  Sebagai contoh, orang yang merintis bisnis akan memiliki banyak pengetahuan setelah dia menjalankan bisnisnya beberapa lama. Perjalanan bisnis sangat akrab dengan kegagalan. Orang bijaksana akan mengambil hikmah dari kegagalan yang dialami sehingga bisa berbuat lebih baik lagi. Inilah bukti kata kata mutiara di atas bahwa waktu dapat mengajarkan banyak hal yang merupakan guru terbaik yang tiada tandingannya. 

Jangan buang waktumu

“Anda tidak membuang-buang waktu jika Anda menghabiskan waktu anda dengan bijak.”

Menurut nasehat kutipan mutiara di atas, jangan pernah menyia-nyiakan waktu yang kamu miliki.  Melakukan berbagai hal positif yang berguna demi masa depan sangat penting. Secara tidak langsung, waktu merupakan investasi jangka panjang karena kamu bisa merintis karir tahap demi tahap dalam waktu yang lama sehingga dapat meraih kesuksesan seperti yang kamu harapkan.  Orang bijak akan menghabiskan waktunya untuk melakukan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain.  Sebab waktu tak akan pernah bisa berputar kembali. Jadi, sebaik mungkin isi waktumu dengan hal-hal yang berguna.

Investasikan waktu
“Kuncinya terletak bukan pada bagaimana Anda menghabiskan waktu, namun dalam menginvestasikan waktu Anda.” 
Manfaatkan waktu sebaik-baiknya
“Gunakan waktu sebaik mungkin, jangan lewatkan kesempatan yang ada.”
x

Siapa saja pasti bisa menghabiskan waktu yang ia miliki.

Namun, pertanyaannya ialah apakah yang dilakukan untuk menghabiskan waktu yang dimiliki dapat memberikan manfaat untuk masa yang akan datang?

Manusia hidup di dunia tak lama.

Takdir kematian sudah tertulis dan kita semua tahu bahwa hidup di dunia ini tak lama.

Menurut kata kata mutiara di atas waktu yang kita habiskan untuk melakukan kegiatan hari ini harus bermanfaat bagi masa depan kita.

Dalam mendapatkan hidup yang barakah, sudah sepantasnya kita mensyukuri akan waktu yang diberikan oleh Tuhan sehingga kita perlu mengisinya dengan melakukan berbagai hal yang bermanfaat. Selain untuk urusan dunia juga untuk urusan akhirat.  Beribadah sangat penting dilakukan untuk bekal kehidupan di akhirat nanti. Namun, selain mempersiapkan bekal untuk di akhirat, sudah kewajiban kita untuk memikirkan mengenai hidup di dunia ini. Siapa bilang harta benda tak bisa dibawa mati?

Harta benda yang dicari dan dibelanjakan di jalan Allah akan mampu menjadi amal jariyah sehingga pahala akan terus mengalir walaupun kita telah meninggal.  Agar kita bisa beramal jariyah dengan membelanjakan harta di jalan Allah, maka kita harus menjadi orang sukses. Investasikan waktu yang kamu miliki dengan melakukan berbagai kegiatan positif agar bisa bermanfaat untuk kepentingan dunia dan akhirat.

Atur waktu sebaik mungkin

“Ambil keputusan untuk tidak pernah tinggal diam. Orang tidak akan pernah mengeluh membutuhkan waktu lebih jika ia tidak pernah kehilangan waktu. Banyak hal yang bisa kita raih jika kita selalu bekerja melakukan sesuatu.”

Banyak orang yang merasa butuh waktu lebih banyak dalam mengerjakan pekerjaannya.

Bahkan, mereka tidak mencapai target yang telah ditentukan sehingga pekerjaannya menumpuk.

Pastinya, hal ini akan membuat kamu semakin sulit mengerjakan berbagai pekerjaan karena tugas yang menumpuk banyak.

Masalah ini datang karena kamu tak mampu mengatur waktu secara baik. Untuk bisa menyelesaikan tugasmu tepat waktu, kamu harus lebih ekstra dalam memanfaatkan waktu yang kamu miliki.

Mungkin ada beberapa hal yang harus kamu korbankan seperti waktu menonton TV atau berkumpul bersama teman-teman harus terkurangi.

Selain itu, kamu perlu menghindari menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tak berguna seperti memantengin sosial media hampir setiap waktu.

Kegiatan ini tak terasa akan membuatmu kehilangan banyak waktu yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mengerjakan tugasmu yang sudah menumpuk.

Sungguh bijak kata kata mutiara mengenai manajemen waktu di atas, yang bermakna agar kita selalu memanfaatkan waktu dengan sebaik baiknya melalui kegiatan yang berguna.

Kata kata tentang waktu ini hampir memiliki makna yang sama dengan yang sebelumnya. Kesempatan yang ada, terkadang tak akan bisa terulang kembali. Oleh karena itu, segera manfaatkan kesempatan yang kamu miliki.  Tahukah kamu bahwa kesempatan baik akan datang kepada orang yang pandai memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin. Karena mengisi waktu dengan melakukan berbagai hal yang positif, maka orang akan memiliki kesempatan dalam hidupnya.

Hal ini berbeda dengan orang yang tak pernah mengisi waktu dengan hal positif. Kesempatan baik akan sulit menghampirinya. Ternyata, kesempatan dan kebiasaan baik memiliki hubungan yang erat. Hargai kehidupan dengan menghargai waktu.  “Seseorang yang berani membuang waktu 1 jam dari hidupnya bukanlah seseorang yang menghargai kehidupan.”

Setiap jam, setiap menit, bahkan setiap detik merupakan hal yang sangat penting dalam hidupmu. Jangan pernah kamu menyia-nyiakan waktu meskipun hanya 1 jam. Orang seperti ini termasuk orang yang tidak bisa menghargai kehidupannya. Orang bijak akan selalu menghargai waktu yang dimilikinya. Waktu akan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin sehingga tidak terbersit keinginan untuk melakukan hal yang tidak berguna dalam hidupnya. 

Fokus pada masa kini 

“Jangan pernah membiarkan hari yang sudah lalu menyita hari Anda.” Menurut kata kata tentang waktu di atas, jangan menyepelekan waktu walaupun hanya semenit.Menit demi menit akan menjadi jam yang bermakna apabila dimanfaatkan dengan baik. Isilah waktu yang kamu miliki dengan sesuatu yang berharga dalam hidupmu. Jangan pernah ada menit yang terbuang sia-sia. Inilah kunci sukses yang bisa kamu lakukan. Dengan memperhatikan mulai dari hal kecil, maka hal besar bisa kamu jangkau. Impian besar akan bisa dicapai jika kamu mau melalui sebuah proses pelan pelan, sedikit demi sedikit, mulai dari hal kecil.

Tak ada orang sukses yang instan tanpa ada usaha atau perjuangan yang sungguh-sungguh. Kalaupun ada orang kaya mendadak, kesuksesan yang ia raih tidak akan bertahan lama seperti orang-orang sukses yang mencapainya dengan melalui tahapan proses panjang sebab ada banyak hal yang dipelajari selama proses tersebut berlangsung.

Perhatikan setiap hal kecil  “Gunakan setiap menit yang ada dan setiap jam akan menjadi sangat berharga.” Menurut kata kata mutiara di atas Anda harus segera bangun dari masa lalu Anda. Mengenang masa lalu sah-sah saja. Biasanya orang akan terhanyut kecewa terhadap masa lalu yang buruk. Menyikapi masa lalu yang buruk, kamu tak perlu terlalu terpuruk meratapinya sehingga menyia-nyiakan waktu yang kamu miliki saat ini. Tak akan ada yang bisa merubah hal yang sudah terjadi di masa lalu.

Untuk menebus kesalahan yang telah kamu lakukan, saatnya fokus terhadap masa kini dengan berusaha berbuat lebih baik dan tidak melakukan kesalahan seperti dulu kala. Selalu berusaha memperbaiki diri merupakan perbuatan yang sungguh bijaksana dibandingkan hanya meratapi masa lalu dengan tidak berbuat apa-apa.

Jangan terlalu memikirkan masa lalu “Saya tidak memikirkan masa lalu. Satu-satunya hal yang penting adalah saat ini yang sedang Anda jalani.” Agar bisa menjalani hidup dengan bahagia, jangan terlalu fokus terhadap masa lalu yang sudah dijalani. Kamu harus selalu optimis dengan fokus terhadap apa yang saat ini kamu jalani demi menggapai masa depan yang lebih baik dari sekarang. Ini merupakan kunci meraih kebahagiaan. Masa lalu suram bukan alasan bagimu untuk tidak bisa berbahagia.

Kesedihan bukan untuk diratapi tapi untuk dilupakan sehingga berganti dengan keceriaan. Memanfaatkan waktu dengan baik “Yang terpenting adalah bagaimana Anda memanfaatkan waktu Anda saat ini. Jika Anda merasa jenuh dengan bagaimana anda menghabiskan waktu Anda, maka ubahlah kebiasaan anda.” Kejenuhan mungkin saja terjadi. Jika kamu merasa bosan dengan aktivitas keseharian kamu, coba cari solusi untuk menghilangkan rasa jenuh tersebut.

Bisa saja kejenuhan terjadi karena kamu melakukan kegiatan yang itu-itu saja. Oleh karena itu, cobalah untuk merubah kebiasaan kamu dengan kebiasaan yang baru sehingga tercipta suasana baru. Namun, perubahan kebiasaan haruslah dengan memperhatikan segi kemanfaatan. Kamu harus mencari kegiatan yang lebih bermanfaat untuk mengisi waktu yang kamu miliki sehingga hidup akan lebih berkualitas.

Melalui kata kata mutiara di atas Anda diminta untuh lebih kreatif dalam memanfaatkan waktu Anda.Waktu tak akan pernah kembali. “Seseorang yang selalu berduka adalah seseorang yang menghabiskan waktu.” Benar juga ya, kata kata di atas. Jangan sampai kamu menghabiskan waktu dengan bersedih atas masalah yang kamu hadapi.

Hal ini membuatmu rugi karena kamu kehilangan banyak kesempatan mendapatkan kebahagiaan jika terpuruk dalam kesedihan. Kamu harus percaya bahwa waktu bisa menghapus kes edihanmu. Namun, itu semua tentu harus disertai semangat tinggi dalam jiwamu untuk melawan kesedihan tersebut sehingga move on dapat terjadi dengan lebih cepat.

Tak ada yang bisa menggantikan kerugian kehilangan waktu “Kerugian materi dapat digantikan dengan industri, kerugian pengetahuan dengan belajar, kehilangan kesehatan dengan kendali diri sendiri atau obat-obatan, namun waktu yang kita lewati akan hilang selamanya.”Tak ada yang bisa menggantikan kerugian akibat kehilangan waktu. Oleh karena itu, kamu harus memanfaatkan setiap waktu dengan bijaksana. Jangan biarkan waktumu terbuang sia-sia karena waktu tak dapat berputar kembali.

Misalnya, kamu harus mampu mengatur waktu untuk mengerjakan setiap tugas-tugas yang harus diselesaikan.Usahakan setiap pekerjaan bisa selesai tepat pada waktunya sehingga tidak akan menumpuk. Segera kerjakan apa yang seharusnya kamu kerjakan. Jangan pernah menunda-nunda suatu pekerjaan karena semakin ditunda maka pekerjaan akan semakin sulit diselesaikan karena kamu kehilangan waktu yang longgar untuk menyelesaikannya.

Kemudian, miliki kebiasaan datang tepat waktu untuk acara apapun agar bisa bersikap disiplin dengan menghargai waktu. Demikianlah kata kata tentang pentingnya waktu dari orang terkenal. Setelah membaca uraian mengenai kutipan kata di atas, diharapkan kamu bisa lebih menghargai waktu dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang bermanfaat. Jangan sampai waktumu terbuang sia-sia karena itu akan merugikan diri sendiri. 

Referensi : Kata kata Tentang Pentingnya Waktu

Akhlak Menuntut Ilmu

Akhlak Menuntut Ilmu

Adalah kewajiban bagi tiap muslim untuk menuntut ilmu. Jika dikaitkan dengan kondisi mahasiswa yang menuntut ilmu dengan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, yang harus menjadi perhatian penting yaitu bagaimana adab menuntut ilmu. Dalam hal ini penulis ingin mengingatkan bahwa kewajiban menuntut ilmu sebenarnya adalah ilmu agama. Ilmu dunia seperti yang dipelajari di perkuliahan hukum asalnya adalah mubah atau boleh. Bahkan akan menjadi lebih baik jika kelak ilmu dunia tersebut, dipergunakan untuk kemaslahatan dan kebangkitan umat muslim. Berkata ‘Abdullah bin Mubarak rahimahullah bahwa sesuungguhnya awal dari ilmu itu adalah: 

(1) niat karena Allah Swt; 

(2) mendengarkannya; 

(3) memahaminya; 

(4) menghafalkannya; 

(5) mengamalkannya; dan 

(6) menyebarkannya.

Bermula dari niat untuk akhirat, niatkanlah bahwa ilmu dunia tersebut untuk membantu kebangkitan kaum muslimin. Tidak jarang mahasiswa menimba ilmu sampai jenjang sarjana hanya untuk mendapatkan nilai yang bagus, kemudian akan dipakai untuk mencari pekerjaan di perusahaan-perusahaan berpredikat baik demi pendapatan yang tinggi. Niat bukan untuk akhirat, alih-alih menuntut ilmu malah menuntut nilai. Bukankah Allah Maha Melihat proses pembelajaran yang dilalui? Dengan menerapkan keyakinan beriman kepada Allah, ketika nilai yang didapatkan tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka akan senantiasa tawakal. Jika sudah belajar dengan penuh kesungguhan, mengikuti cara-cara yang baik dalam proses pembelajarannya seperti berusaha dalam menyelesaikan tugas tanpa meng-copy tugas teman, Allah Maha Tahu segala. Memang sebagai manusia, sering melakukan khilaf dan salah, tidak mudah menerima sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan. Kembali lagi kepada awal ilmu, perbaiki niat bahwa semata karena Allah, untuk akhirat, untuk kebangkitan Islam. Kelak ketika masa hisab datang, tidaklah dipertanyakan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) berapa melainkan mempertanggungjawabkan segala kecurangan yang dilakukan. Karena mata, telinga, tangan, dan semua anggota tubuh akan menyampaikan tiap perbuatan selama di dunia.

Al-Hasan Al-Bashry rahimahullah mengatakan, “Barangsiapa mengungguli manusia dalam ilmu, maka dia lebih pantas untuk mengungguli mereka dalam amal”. Hal ini menjelaskan bahwa semakin banyak ilmu yang dimiliki oleh seseorang maka semakin banyak amal yang dilakukan. Senada dengan Al-Hasan Bashry rahimahullah, Al-Imam Sufyan bun Uyainah rahimahullah berkata bahwa manusia yang paling bodoh adalah siapa yang meninggalkan apa yang dia ketahui, manusia yang paling berilmu adalah siapa yang mengamalkan apa yang dia ketahui dan manusia yang paling utama adalah siapa yang paling takut kepada Allah Azza Wajalla. Dari keduanya, dapat disimpulkan bahwa manusia yang paling berilmu adalah yang mengamalkan ilmunya. Pada suatu training, pemateri menyampaikan bahwa terdapat suatu aturan yang disebut Rules 72. Yaitu jika sesuatu tidak diulang dalam 72 jam ke depan maka dipastikan seseorang akan lupa dengan apa yang telah dipelajarinya. Dari pengalaman mengajar, sangat sering mahasiswa tidak mengulang materi yang telah diberikan jika tidak diikuti dengan tugas. Di beberapa pertemuan perkuliahan, sebuah pertanyaan sering dilontarkan pada awal sesi, “Kapan terakhir Anda mengulang atau membaca materi minggu lalu?”. Dapat ditebak jawaban mahasiswa adalah minggu lalu pada saat di kelas. Mengamalkan suatu materi yang telah diajarkan dapat berupa mengerjakan latihan-latihan soal baik yang dibagikan oleh dosen maupun dari berbagai referensi, jika mata kuliah hitungan seperti Kalkulus. Sesuai dengan pepatah, ala bisa karena biasa. Semakin sering mengamalkan, semakin terasah kemampuan berhitungnya, semakin faham penerapan suatu rumus. Selain hitungan, mahasiswa harus mampu memahami dasar teori suatu mata kuliah seperti Fisika Dasar. Sebelum menyelesaikan soal hitungan, dibutuhkan kemampuan analisis yang terkadang lebih rumit daripada rumus Fisika itu sendiri. Dengan mengamalkannya melalui pengulangan materi secara mandiri maupun bersama-sama di luar kelas akan membuktikan bahwa ia adalah seorang yang berilmu, memahami suatu ilmu.

Dikisahkan oleh seorang ulama besar, asy-Syaikh Abdul Muhsin al-‘Abbadhafizhahullah tentang akhlak al-Mujaddid al-‘Allamah asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz, di masjid Universitas Islam di Madinah pada malam Jumat, 6 Safar 1420 H. Beliau asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz memiliki cita-cita yang tinggi, rajin, dan bersemangat dalam menuntut ilmu. Beberapa hal yang dapat dicontoh dari asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz adalah kesabaran dan kesungguh-sungguhan dalam menuntut ilmu, mengamalkan ilmu, khasyah (rasa takut) dan ibadah, ketegaran dan keberanian dalam berdakwah, ketawadhuan dan kepedulian, dan yang terakhir adalah kasih sayang terhadap umat. Ketika usia 16 tahun, beliau mengalami sakit yang mengakibatkan penglihatannya semakin lemah dan tidak mampu melihat pada usia 20 tahun. Namun, Allah Subhanahu wata’ala mengaruniai beliau dengan iman dalam hati sehingga beliau tumbuh di atas ilmu, keutamaan, dan kesungguhan dalam mencari ilmu.

Ketika setiap hasil akhir dari suatu mata kuliah tidak seperti yang ditargetkan, maka senantiasa bersabar. Hal yang menurut pandangan manusia buruk atau jelek, tetapi tidak demikian di sisi Allah. Boleh jadi Allah menegur kita bahwa pada semester itu kita tidaklah benar-benar memanfaatkan waktu untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, mendengarkan yang dijelaskan oleh para dosen. Memperbaiki nilai dengan mengulang pada semester berikutnya bukanlah perkara memalukan selama niatnya karena Allah semata, untuk beribadah. Terkadang kita perlu berada di bawah, merasakan kondisi tidak menyenangkan, agar ketika masa susah itu terlewati kita dapat menghargai masa senang yang didapatkan. Tentunya ikhtiar senantiasa dilakukan, mengikuti tiap proses pembelajaran dengan cara-cara yang ma’ruf, menghindari kecurangan, karena hasil akhir merupakan akumulasi (kumulatif) dari yang telah diusahakan sejak awal semester.

Ilmu terdiri dari tiga tahapan: (1) jika seseorang memasuki tahapan pertama, dia akan sombong: (2) jika dia memasuki tahap kedua, dia akan tawadhu (rendah hati); (3) jika dia memasuki tahapan ketiga, dia akan merasa dirinya tidak ada apa-apanya (Umar bin Khattab). Tentang keutamaan tawadhu, sebuah hadits menjelaskan, “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta, tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain melainkan Allah akan menambah kemuliaannya, dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah melainkan Allah akan mengangkat derajatnya” (HR. Muslim, no. 2588). Ada kalanya timbul rasa sombong tatkala kita memahami suatu materi yang dijelaskan dosen, dan dijadikan rujukan oleh teman-teman kelas dalam belajar. Namun, janganlah lupa bahwa sedikit kemampuan yang didapatkan tersebut adalah karena Allah yang Maha Baik. Dengan mudah semua kepintaran yang dimiliki dapat sirna atas izin Allah. Belajar dari padi, semakin berisi semakin merunduk. Alangkah beruntungnya jika kita mampu memasuki tahap ketiga yaitu merasa diri ini tidak ada apa-apanya jika bukan karena segala rizki dan hidayah dari Allah.

Berkata Al-Hasan al-Bashry rahimahullah, “Barangsiapa yang menuntut ilmu dalam rangka ingin mendapatkan keutamaan yang ada di sisi Allah, maka itu jauh lebih berharga dibanding dunia yang matahari senantiasa menyinarinya”. Innamaa a’maalu binniyaati, sesungguhnya tiap amal perbuatan itu tergantung kepada niatnya. Berangkat dari rumah, tinggal berjauhan dari orangtua dan keluarga, ingin menuntut ilmu di perguruan tinggi, semoga tidak menjadi sia-sia karena tidak disertai akhlak menuntut ilmu. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, awal ilmu salah satunya adalah niat. Masih ada waktu untuk memperbaiki, niatkan karena Allah, untuk beribadah, untuk dipergunakan bagi kemaslahatan umat. Diseimbangkan antara menuntut ilmu agama dan dunia demi keselamatan akhirat. Dalam perjalanan perkuliahan terkadang kita tersesat. Senantiasa berdoa mohon kepada Allah agar kita tetap kuat. 


Referensi : Akhlak Menuntut Ilmu

Nasihat Rasulullah Muhammad SAW

Ilustrasi : Nasihat Rasulullah Muhammad SAW

Nikmat merupakan karunia dari Sang Pencipta, masihkah akan mendustakannya?. Kadang manusia belum bisa merasakan nikmat sehat, nikmat masa muda, nikmat kaya, nikmat lapang dan nikmat hidup didunia. Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah Saw pernah memberi nasihat pada seseorang :

"Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang lima perkara : 1. Waktu mudamu sebelum datang masa tuamu, 2. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, 3. Masa kayamu sebelum datang masa miskinmu, 4. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, 5. Hidupmu sebelum datang matimu."

Masa muda adalah, saat yg sangat produktif karena energi seseorang melimpah ruah. Potensinya untuk melakukan sesuatu yang sangat besar akan terjadi. Sudah ada beberapa contoh para anak muda di negeri ini yang mendirikan start up company dan mulai berkecimpung di Pemerintahan.

Rasulullah menerima wahyu pada usia muda yg matang ( 40 thn ), setelah itu beliau telah mengukir prestasi yg luar biasa dg mendirikan negara kota ( Madinah) serta memperluas pengaruhnya.

Generasi muda negeri ini jangan sampai terlewatkan kesempatan memberikan kontribusi, menuju negeri yang makmur. Gunakan masa-masa muda dalam menguasai iptek, karena anak muda negara tetangga berlomba saling berlari untuk menguasainya. Kita mesti ingat ketika Presiden pertama RI pernah menyatakan " Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan aku cabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia."

Pernyataan ini masih sangat relevan karena negeri ini akan mengalami masa bonus demografi. Memberikan kesempatan para pemuda dalam belajar, penguasaan teknologi, guna mengisi pembangunan ke depan. Masa muda ini isilah dengan investasi kesehatan, artinya berolahraga secara rutin, istirahat cukup, dan makan minum yang thoyib/sehat. Jangan sampai masa mudamu dihabiskan ditempat kerja dengan dalih mengumpulkan uang, terkumpulnya uang akan habis jika menjelang usia 50 an sudah mulai berkawan dengan penyakit.

Masa sehat kadang dirasa biasa saja, namun ketika kita terbaring di rumah sakit berada dalam ruang yang tidak besar baru terasa betapa berharganya sehat. Oleh karena itu Rusulullah Saw telah mengingatkan agar memanfaatkan masa-masa sehat dengan melakukan kegiatan yang positif dan produktif. Ketika sakit, kita akan disibukkan oleh usaha penyembuhan.

Yang jelas dalam masalah kesehatan ini, Islam mengajarkan langkah-langkah preventif. Secara prisinsip " Lebih baik mencegah daripada mengobati".
Dalam salah satu sabda Rasulullah, " Pertanyaan pertama yang diajukan kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak mengenai kenikmatan dunia adalah, ' Bukankah Aku telah memberimu badan yang sehat?'......" ( Diriwayatkan, At-Tirmidzi ).

Saat seseorang sedang berada dalam kelapangan rezeki, maka manfaatkanlah untuk kebaikan, sesungguhnya di dalam kekayaan kita ada hak-hak kaum dhuafa, maka tunaikanlah hak orang-orang miskin. Dalam Islam kekayaan merupakan ujian disamping juga amanah. Oleh karena itu Rasulullah mengingatkan agar berhati-hati dengan kekayaan yang ada. Jangan sampai terlena dengan harta benda sampai lupa beramal saleh dengan harta tersebut.

Orang hidup seperti bola berputar, kadang bisa ada kelebihan harta, dan waktu luang. Kadang pula kekurangan harta ( miskin ) dan tidak mempunyai waktu. Oleh karena itu masa kaya adalah masa menanam kebaikan dan kebajikan yang sebanyak-banyaknya. Beramal dengan membantu orang yang lagi membutuhkan, membangun sekolah karakter untuk menyemai pemimpin masa depan dan membangun fasilitas untuk anak-anak yatim dalam menggali ilmu. Harta dan masa luangmu kelak akan bermanfaat dalam membangun negeri dengan memanen pemimpin yang berakhlak / mental mulia.

Menggunakan waktu luang sebelum menjadi sangat sibuk, hendaknya bisa mengatur dan nemanfaatkan seperti membaca buku, bersilaturahim, berolahraga dan kegiatan lain yang bersifat positif. Karena suatu saat akan menjadi sibuk yang luar biasa, sehingga tidak bisa aktifitas lain kecuali pekerjaan itu sendiri. Menggunakan waktu diisi dengan hal-hal yang akan mendatangkan kebaikan, karena waktu tidak bisa diulang kembali. Tiada penyesalan dimasa yang datang, ketika kita banyak membuamg waktu yang tidak menghasilkan apa-apa di akhirat.

Orang yang menjaga kesehatan adalah orang yang pandai menggunakan kesempatan di waktu hidup. Badan dan tubuh adalah dari Allah yg hrs dijaga jangan sampai rusak karena penyakit. Semasa hidup gunakanlah langkah investasi untuk akhirat karena ketika ajal sudah dekat, di leher tiada berguna menyesal. Hidup dan mati merupakan ujian dari Allah. Firman Allah. " ( Allah ) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalannya " ( QS. al-Mulk [67] : 2 ).

Semoga lima perkara nasihat tersebut dapat kita jalankan, sehingga kualitas hidup kita di dunia menjadi lebih bermakna dan menikmati kehidupan akhirat yang kekal.

Referensi : Nasihat Rasulullah Muhammad SAW



Kata-Kata Nasihat untuk Menghargai Waktu Sesuatu yang Tak Bisa Diulang

Kata-Kata Nasihat untuk Menghargai Waktu Sesuatu yang Tak Bisa Diulang

Kata-Kata Nasihat untuk Menghargai Waktu Sesuatu yang Tak Bisa Diulang. ata-kata nasihat untuk menghargai waktu akan membuatmu tersadar pentingnya suatu kejadian. Waktu merupakan hal yang paling berharga dalam hidup dan tak bisa diulang. Hal itu menggambarkan ketika kamu terlena dan buang-buang waktu untuk hal tidak berguna, sama saja dengan membuat uang secara percuma.

Selain itu, kamu juga bisa berkaca dari orang-orang yang sukses dalam karier. Mereka berhasil sukses karena lihai mengatur waktu dengan bijak.

1. "Kamu tidak bisa mengganti waktu yang hilang. Kamu hanya bisa melakukan yang lebih baik di masa depan." - Ashley Ormon

2. "Dalam mempersiapkan pertempuran, aku selalu menemukan bahwa rencana tidak berguna, tetapi perencanaan sangat diperlukan." - Dwight Eisenhowe

3. "Waktu yang hilang tidak akan pernah ditemukan lagi."

4. "Seseorang selalu punya cukup waktu jika mau menerapkannya dengan baik." - Johann Wolfgang von Goethe

5. "Pahami satu hal bahwa waktu adalah satu-satunya mata uang aktual yang kamu miliki. Meski mungkin menakutkan bagi sebagian orang, itu adalah kebenaran tertinggi." - Neeraj Agnihotri

6. "Aku selalu berkata, jangan membuat rencana, buatlah pilihan." - Jennifer Aniston

7. "Orang biasa tidak peduli dengan berlalunya waktu, orang yang berbakat didorong olehnya." - Arthur Schopenhauer

8. "Satu hal yang tidak dapat kamu daur ulang adalah waktu yang terbuang."

9. "Perencanaan yang cermat akan memungkinkan segala sesuatu yang dilakukan seseorang tampak spontan." - Mark Caine

10. "Perencanaan adalah membawa masa depan ke saat ini sehingga kamu dapat melakukan sesuatu tentangnya sekarang." - Alan Lakein

11. "Tidak ada yang membuang waktu jika kamu menggunakan pengalaman itu dengan bijak." - Rodin

12. "Pemanfaatan waktu dan efektivitas merupakan penanda utama untuk sukses." - Sunday Adelaja

13. "Jika kamu ingin memanfaatkan waktu dengan baik, kamu harus mengetahui apa yang paling penting dan kemudian memberikan semua yang dimiliki." - Lee Iacocca

14. "Rencana adalah apa, jadwal adalah kapan. Dibutuhkan rencana dan jadwal untuk menyelesaikan sesuatu." - Peter Turla

15. "Pikirkan ke depan. Jangan biarkan operasional sehari-hari mengabaikan perencanaan." - Donald Rumsfeld

16. "Sekarang saatnya beraksi. Tidak ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu." - Carl Sandburg

17. "Selalu fokus pada kaca depan dan bukan kaca belakang." - Colin Powell

18. "Orang biasa hanya berpikir untuk menghabiskan waktu. Orang-orang hebat berpikir untuk menggunakannya."

19. "Bagaimana cara kita menghabiskan waktu kita di sini dan sekarang, itulah yang paling penting. Jika kamu muak dengan caramu berinteraksi dengan waktu, ubahlah." - Marcia Wieder

20. "Berpikir ke depan. Jangan biarkan aktivitas sehari-hari mengabaikan perencanaan." - Donald Rumsfeld

21. "Lebih baik tiga jam terlalu cepat daripada terlambat satu menit." - William Shakespeare

22. "Serap apa yang berguna, tolak apa yang tidak berguna, tambahkan apa yang secara khusus milikmu." - Bruce Lee

23. "Buatlah rencana yang pasti untuk mewujudkan keinginanmu dan segera mulai, apakah kamu siap atau tidak, untuk mewujudkan rencana ini." - Napoleon Hill

24. "Jangan biarkan hari kemarin habis hari ini." - Richard H. Nelson

25. "Manajemen waktu ada dalam kendalimu. Jika kamu akan mengelolanya dengan baik, maka dapat menciptakan peluang yang sangat besar." - Fahim Khan

26. "Waktu adalah satu-satunya sumber terpenting yang kita miliki. Setiap menit kita kalah, tidak akan pernah kembali." - Tarun Sharma

27. "Seseorang yang berani menyia-nyiakan satu jam hidup, belum menemukan nilai kehidupan." - Charles Darwin

28. "Inti dari disiplin diri adalah melakukan hal yang penting daripada hal yang mendesak." - Barry Werner

29. "Kuncinya adalah tidak menghabiskan waktu, tetapi menginvestasikannya." - Stephen R. Covey

30. "Kunci manajemen waktu adalah melihat nilai setiap momen." - Menachem Mendel Schneerson.


Referensi : Kata-Kata Nasihat untuk Menghargai Waktu Sesuatu yang Tak Bisa Diulang 

Kata Motivasi Islam Menuju Kebenaran & Kesuksesan

Kata Motivasi Islam Menuju Kebenaran & Kesuksesan


Kata Motivasi Islam Menuju Kebenaran

1. Rasa bersalah adalah hadiah dari Allah yang memperingatkan Anda bahwa apa yang Anda lakukan melanggar jiwa Anda - Nauman Ali Khan

2. Setiap ujian adalah berkat, setiap berkat adalah ujian.

3. Daripada menekankan tentang hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan, berdoalah kepada yang memegang kendali dan temukan kelegaan.

4. Hal-hal buruk dalam hidup membuka mata Anda pada hal-hal yang sebelumnya tidak Anda perhatikan.

5. Mempraktikkan Islam dapat memperindah karakter. Jika itu membuat Anda tidak dapat ditoleransi, tidak sabar, dan pemarah maka Anda melakukannya dengan salah.

6. Allah menjadikanmu Muslim karena dia ingin melihatmu di Jannah. Yang harus kamu lakukan adalah membuktikan bahwa kamu layak untuk itu.

7. Dzikir itu mudah 'LA ILAHA ILALLAH' tidak membutuhkan gerakan bibir sehingga dapat diulang seharian tanpa ada yang menyadarinya.

8. Tawakkul adalah memiliki keyakinan penuh bahwa Allah akan menjaga Anda bahkan ketika segala sesuatunya tampak mustahil.

9. Allah tahu apa yang terbaik untukmu dan kapan yang terbaik bagimu untuk memilikinya.

10. Waktu Allah sempurna dalam segala hal. Kita tidak selalu memahami kebijaksanaan di baliknya. Tapi, kita harus belajar memercayainya.

Kata Motivasi Tentang Kesuksesan

1. Tawakul adalah memiliki keyakinan penuh bahwa Allah akan menjagamu bahkan ketika segala sesuatunya terlihat mustahil.

2. Allah memahami doa-doa kita bahkan ketika kita tidak dapat menemukan kata-kata untuk mengucapkannya.

3. Allah tahu apa yang terbaik untukmu dan kapan kamu harus memilikinya.

4. Terkadang berkat bukan pada apa yang Dia berikan, tetapi pada apa yang Dia ambil.

5. Ketika kita memperbaiki hubungan kita dengan Allah, Dia memperbaiki segala sesuatu yang lain untuk kita.

6. Ketika hal-hal terlalu sulit untuk ditangani, mundur dan hitung berkatmu sebagai gantinya.

7. Dan barang siapa berpegang teguh kepada Allah maka (sesungguhnya) telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (Quran 3:101)

8. Percayalah pada Allah ketika segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang kamu inginkan Allah memiliki sesuatu yang lebih baik direncanakan untukmu.

9. Doa memiliki kekuatan untuk mengubah impianmu menjadi kenyataan.

10. Jangan berhenti berdoa dengan berpikir itu tidak mungkin, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Jangan pernah meremehkan 'kekuatan doa'.

11. Keberhasilan dan kegagalan kita ada di tangan Allah bukan manusia. Jika Dia bersamamu, tidak ada yang bisa menyakitimu.

12. Kesuksesanku hanya karena Allah. (Quran 11:88)

13. Jika kamu ingin lebih fokus kepada Allah dalam doa-doamu, lebih fokuslah kepada-Nya di luar doa-doamu. (Yasmin Mogahed)

14. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kecemasan dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, kikir dan pengecut, beban hutang, dan dari kekuasaan manusia. (Sahih Bukhari)

15. Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah 'satu doa' untuk mengubah segalanya.

Referensi : Kata Motivasi Islam Menuju Kebenaran & Kesuksesan

Kata Motivasi Islam Tentang Kesuksesan yang Bisa Bangkitkan Semangat

Kata Motivasi Islam Tentang Kesuksesan yang Bisa Bangkitkan Semangat

Kata Motivasi Islam Tentang Kesuksesan yang Bisa Bangkitkan Semangat. Kata-Kata motivasi Islam tentang kesuksesan bisa dibaca untuk membantu membangkitkan rasa semangat. Hidup memang seperti roda berputar. Ada kalanya kita berada di atas, dan ada kalanya juga kita berada di bawah.

Sebagai umat Muslim yang dirahmati Allah, kita harus mampu menghadapi segala permasalahan yang datang dengan penuh kebijaksanaan.

Saat sedang merasa terpuruk, Islam mengajarkan kita untuk selalu mengingat Allah SWT dan memohon pertolongan kepada-Nya. Jika Anda sedang merasa terpuruk, cobalah untuk membaca kumpulan kata-kata motivasi Islam tentang kesuksesan untuk membangkitkan semangat.

1. Yang paling besar di bumi ini bukan gunung dan lautan, melainkan hawa nafsu yang jika gagal dikendalikan maka kita akan menjadi penghuni neraka - Abu Hamid Al Ghazali.

2. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya - (Al-Baqarah: 286)

3. Ketika kamu tidak mengerti apa yang terjadi dalam hidupmu, tutup saja matamu, tarik napas dalam-dalam dan katakan, "Ya Allah, aku tahu ini adalah rencana-Mu, bantu aku melewatinya.

4. Halal adalah suatu keharusan. Tidak hanya tentang apa yang kita makan, tetapi juga apa yang kita kenakan dan apa yang kita sukai.

5. Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan - (QS Al Insyirah 5)

6. Jangan berduka, apa pun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain - Jalaludin Rumi.

7. Dunia ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi, kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan selain mengikutimu - Ibnu Qayyim Al Jauziyyah.

8. Jangan hanya berterima kasih kepada Allah ketika semuanya berjalan baik. Terima kasih kepada-Nya bahkan ketika segala sesuatunya terasa sulit.

9. Apabila sesuatu yang kau senangi tidak terjadi, maka senangilah apa yang terjadi - Ali bin Abi Thalib.

10. Allah SWT masih mencintai dan menunjukkan belas kasihan kepada mereka yang tidak menaati-Nya. Jadi, bayangkan betapa dia mencintai orang-orang yang mematuhi-Nya.

11. Orang yang paling berat cobaannya adalah nabi, kemudian orang-orang yang di bawah derajatnya dan seterusnya - HR. Tirmidzi

12. Tetapi, orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan - (QS. Asy-Syuura: 43)

13. Sesungguhnya Allah SWT menyayangi umat-Nya yang selalu sabar dalam setiap kondisi yang Tuhan berikan.

14. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri - (QS. Ar Rad: 11)

15. Kesabaran itu ada dua macam: sabar atas sesuatu yang tidak kau ingin dan sabar menahan diri dari sesuatu yang kau ingini - Ali bin Abi Thalib


Referensi : Kata Motivasi Islam Tentang Kesuksesan yang Bisa Bangkitkan Semangat


Perkara yang Tidak Akan Kembali Dalam Pandangan Islam

Ilustrasi : Perkara yang Tidak Akan Kembali

Perkara yang Tidak Akan Kembali. Ada serba tiga yang perlu mendapat perhatian dalam hidup ini. Ketiganya menentukan masa depan (akherat) seseorang.  Selamat atau celaka, surga atau neraka. Masa depan dimulai dan ditentukan dengan berbagai kejadian sebelumnya. Kejadian yang mendahului. Akherat, didahului dengan kehidupan dunia. Apa yang terjadi, apa yang dilakukan sekarang (di dunia) ini akan menentukan nasib seseorang masa depan (akherat). Hal ini menyiratkan pesan agarseseorang menaruh perhatian secara memadai untuk menghindari penyesalan yang tidak ada gunanya. Penyesalan yang tidak dapat diperbaiki. Penyesalan yang tidak dapat ditebus.

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni`matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS Al Qoshosh 77)

Orang yang mengabaikan akherat, mengabaikan berbuat baik kepada sesamanya, termasuk orang yang berbuat kerusakan. Termasuk orang yang tidak disukai Allah. Padahal Allah sudah berbuat baik kepada manusia tanpa batas.

Kebaikan Allah luar biasa. Betapa tidak. Orangorang yang menentang Allah, tetapi diberi rejeki. Tetap diberi hidup. Tetap boleh menghisap oksigen dan seterusnya. Ada tiga hal dalam hidup yang tidak bisa kembali.

Tiga hal itu adalah : WAKTU, UCAPAN DAN KESEMPATAN. TIGA hal ini jagalah jangan sampai menyesal di kemudian hari.

WAKTU.

Ada beberapa karakteristik waktu yang harus dipahami dengan baik agar bisa mengaturnya dengan baik, diantaranya adalah :

  1. Pertama : Waktu akan habis dan berlalu dengan cepat.
  2. Kedua : Waktu yang telah habis tak akan pernah kembali dan tak mungkin dapat diganti.
  3. Ketiga : Waktu adalah modal terbaik bagi manusia. Karena waktu adalah wadah bagi setiap amal perbuatan manusia.
  4. Keempat : Kita akan dimintai pertanggung jawaban dihadapan Allah atas waktu yang telah kita pergunakan.

Ucapan adalah cermin pikiran seseorang. Pikiran jernih akan memantulkan ucapan yang jernih. Pikiran kotor akan memantulkan kata dan ucapan kotor. Karena itu setiap kata yang dikeluarkan dari mulut menggambarkan bagaimana kepribadian dan pikiran seseorang.

Orang barat mengatakan “Time is Money“, “Waktu adalah Uang”. Sebuah semboyan yang setidaknya benar-benar menggambarkan pola pikir mereka yang individualis, materialistis, dan kapitalis dalam menyikapi arti sebuah waktu.

Yang setidaknya hal ini juga tercermin didalam pola bermuamalah yang mereka terapkan. Semboyan dan ikon bagi seorang mukmin adalah “Time is doing” waktu adalah tindakan amal.

Sedangkan orang arab mengatakan di dalam pepatahnya : Waktu diibaratkan pedang, jika engkau tidak memotongnya maka waktulah yang akan memotongmu,

Dan jika engkau tidak menyibukkan dirimu dengan sesuatu yang halal, maka dia akan menyibukkanmu dengan sesuatu yang haram serta perbuatan-perbuatan dosa”, tentunya sebuah semboyan yang sangat indah serta menyentuh jiwa.

Islam menjadikan waktu sebagai sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia, sebagaimana telah diisyaratkan oleh Allah yang telah bersumpah dengan nama waktu di dalam banyak ayat, diantaranya dalam firmanNya :

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian” (QS. Al-`Ashr: 1-2 )

Dan tidaklah Allah bersumpah di beberapa ayat dengan nama waktu, melainkan hal tersebut menunjukkan atas kemuliaan serta keagungan hal tersebut, yaitu dalam hal ini adalah waktu. Islam mendorong seseorang untuk menggunakan waktu dengan baik, agar orang tersebut bisa mengambil pelajaran dan bersyukur atas nikmat waktu yang Allah anugerahkan kepadanya Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur” (QS. Al-Furqan : 62 )

Yaitu dengan perputaran waktu, maka manusia dapat mengambil pelajaran yang sangat penting mengenai tujuan penciptaannya, yaitu beribadah kepada Allah serta menjalankan Syariat-Nya, mengingat ajal yang pasti akan menjemputnya, dan mempersiapkan bekal bagi kehidupan di akhiratnya yang kekal dan abadi.

Islam telah memberikan pujiannya serta mensifati orang-orang yang mengisi waktunya dengan berfikir dan menjalankan ketaatan di jalan Allah dengan sebutan Ulil Albab (Orang yang berakal).

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal ” (QS. Ali Imran : 190)

Berdasarkan ayat diatas, maka orang-orang yang tidak bisa mensyukuri serta mengisi waktunya dengan berfikir dan menjalankan ketaatan dijalan Allah maka tidaklah pantas untuk dikatakan sebagai manusia yang berakal, wal `iyadzu billah.

Waktu adalah nikmat & karunia Allah yang terlupakan oleh kebanyakan manusia. Rasululloh Shallallahu›alaihi wa sallam pernah bersabda :

Dua nikmat yang kebanyakan manusia rugi di dalamnya : Kesehatan dan Waktu Luang ” (HR. Bukhari)

Akan tetapi, sangat disayangkan sekali, banyak sekali manusia yang lalai akan kedua nikmat ini. Dan merekapun baru menyadari akan besarnya nikmat ini setelah mereka kehilangan.

Kehilangan kesehatan yang telah berganti dengan sakit menahun berkepanjangan tidak diketahui ujungnya, dan kehilangan Waktu luang yang telah berganti dengan kegiatan dan kesibukan.

Kesibukan yang tiada henti dan datang secara bertubi-tubi, wal `iyadzu billah. Kita akan dimintai pertanggung jawaban dihadapan Allah akan waktu yang telah kita pergunakan.

Rasululloh Shallallahu›alaihi wa sallam pernah menjelaskan hal ini didalam sabdanya :

Tidak tergelincir kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga Allah menanyakan empat hal: Umurnya; dihabiskan untuk apa, Waktu mudanya; digunakan untuk apa, Ilmunya; apakah diamalkan atau tidak, Hartanya; darimana dia mendapatkan dan untuk apa saja dihabiskannya” (HR.Tirmidzi )

Umat manusia benar-benar berada di dalam kerugian yang nyata apabila tidak memanfaatkan waktu pemberian Allah seoptimal mungkin untuk berjalan diatas ketaatanNya.

“Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al-`Ashr: 1-3).

UCAPAN. 

Adapun sumber-sumber dosa yang menghampiri kita, berawal dari suatu titik dalam diri, baik itu berkaitan dengan dengan aspek lahiriyah (anggota tubuh) dan aspek bathin (pikiran dan hati). Jika melalui pintu fisik, berarti dosa itu dimulai dari anggota tubuh seperti : MULUT, MATA, TELINGA, KULIT dan bahkan KELAMIN. Jika ia melalui pintu bathin berarti dosa itu dimulai dari PIKIRAN dan HATI. MULUT bisa MENDATANGKAN PAHALA, tetapi JUGA MENJADI PINTU DOSA, sama dengan mata / pikiran.

Ucapan buruk mencela orang, memaki, menerangkan keburukan-keburukan orang lain, menyinggung perasaan seseorang, dan sebagainya merupakan salah satu pintu dosa yang amat rawan (dosa yang berawal dari mulut).

Banyak orang yang bisa mengendalikan hawa nafsu dan syahwatnya. ATAU bisa mengendalikan massa, memimpin/mengendalikan orang lain, tetapi tidak bisa mengendalikan lidah dan ucapan.

Maksudnya ucapan kotor. Allah SWT tidak menyukai dan membenci hamba-hambaNya yang suka mengucapkan kata-kata kotor sesuai dengan FirmanNya dalam Al Qur’an sbb :

“Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. An Nisaa: 148)

“(ucapan mereka) menyebabkan mereka memikul dosa-dosanya dengan sepenuh-penuhnya pada hari kiamat, dan sebahagian dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan). Ingatlah, amat buruklah dosa yang mereka pikul itu” (QS. An Nahl: 25)

“Sama saja (bagi Tuhan), siapa diantaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari” (QS. Ar Ra’d: 10)

Seseorang yang lupa kepada Allah dan dalam keadaan marah, cenderung untuk mengeluarkan kata-kata kotor, jelek, dusta, mencaci maki, mengungkit-ungkit kejelekan lawan bicara, menyanjung-nyanjung dirinya dan mengeluarkan kalimat yang mengandung kekufuran atau lainnya.

Hal ini terjadi karena ia dirasuki dan dikuasai oleh syaitan. Masalah kekufuran / hal-hal yang tidak baik (sampah) di dalam tubuh manusia, maka itulah yang akan dikeluarkan. Apa yang keluar, itulah yang berada di dalam.

Seseorang menuangkan cairan dari sebuah ceret. Cairan yang tumpah ke tanah adalah teh manis. Kesimpulannya, berarti cairan yang berada dalam ceret adalah teh manis. Mulutmu, harimaumu. Ada pesan tersisrat dalam ungkapan ini.

Yakni bahwa mulut seseorang ibarat harimau. Gambaran hewan buas. Siap menerkam setiap saat. Mulut yang digambarkan sebagai harimau, membahayakan. Berbahaya. Maka hati-hatilah dengan mulut. Sebab sewaktu-waktu dapat menerkam. Senjata makan tuan. Celaka karena tidak dapat menjaga mulutnya.

Dalam kehidupan sehari-hari sering terjadi, seseorang terpaksa berurusan dengan pihak berwajib karena penghinaan. Karena melakukan pencemaran nama baik. Karena kepleset lidahnya dalam berbicara.

Inilah mengapa dikatakan “Mulutmu, harimaumu”. Adalah arif dan bijaksana jika berhati-hati dalam berkalam. Hati-hati dalam berkalam adalah langkah terbaik. Mencegah lebih mudah dan murah diibanding mengatasi masalah yang telah terlanjur muncul.

Allah berfirman dalam QS Qoof 18.

Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.

Seorang mukmin yang ingin menjaga agama dan hatinya, akan berusaha irit bicara. Puasa bicara. Sebab bukan tidak mungkin sebuah ucapan yang barangkali tidak sengaja, dapat mendatangkan murka Allah.

Dari Abu Hurairah RA,sesungguhnya ia mendengar Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba (kadang) berbicara dengan pembicaraan yang tidak ia sadari bisa menggelincirkan ke neraka sejauh antara timur dan barat”. (HR Bukhari, Muslim dan Nasai). “Sesungguhnya Allah murka kepada orang yang berperangai jahat dan berlidah kotor.” (HR. Tirmidzi)

KESEMPATAN.

Kesempatan tidak terulang. Misalnya Ahad 7 Agustus tidak hadir di kajian Ahad Pagi. Maka kesempatan hadir di kajian Ahad Pagi hilang. Tidak dapat diulang, ditarik lagi. Kesempatannya tersedia pada Ahad yang berbeda.

Pesan yang terkandung di sini jangan membuang kesempatan, jangan menunda waktu, menunda pekerjaan dan sebagainya. Manfaat peluang yang ada, dimanfaatkan sebaik mungkin. Waktu, ucapan dan kesempatan adalah tiga perkara yang tidak akan kembali. Jagalah sebaik-baiknya agar tidak menyesal. Tulisan ini Insya Allah akan dilanjutkan TIGA kedua, TIGA ketiga dan seterusnya.

Referensi : Perkara yang Tidak Akan Kembali




Kata Bijak Islami agar Kamu Tidak Lagi Menyia-nyiakan Waktu

Kata Bijak Islami agar Kamu Tidak Lagi Menyia-nyiakan Waktu

Kata Bijak Islami agar Kamu Tidak Lagi Menyia-nyiakan Waktu 
Kata Bijak Islami agar Kamu Tidak Lagi Menyia-nyiakan Waktu. Setiap orang memiliki waktu yang sama. Sama-sama 24 jam dalam sehari semalam. Akan tetapi, hanya sebagian saja yang bisa menggunakannya dengan baik. Maka tak heran, jika ada orang yang sukses ada yang tidak. Bisa jadi karena mereka berbeda dalam menggunakan waktu. Ada yang menggunakannya dengan baik, ada yang malah menyia-nyiakannya.

Setelah ia pergi, baru kamu menyadari betapa ia sangat berarti

“Tidak bisa merasakan betapa berharganya empat hal ini kecuali empat orang; tidak akan tahu betapa berharganya sebuah kehidupan kecuali orang yang meninggal; tidak tahu betapa berharganya sebuah kesehatan kecuali orang yang sakit; tidak tahu betapa berharganya masa muda kecuali orang yang sudah tua; tidak tahu betapa berharganya sebuah kekayaan kecauli orang yang jatuh miskin.” (Imam al-Ghazali)

Kata mutiara dari Imam al-Ghazali ini mengajak agar kita melakukan apa yang kita bisa saat ini. Tidak boleh menunda-nunda. Kita masih hidup, maka menggunakannya untuk hal positif adalah keharusan kita. Kita masih sehat, masih muda, atau masih memiliki harta yang cukup, maka menggunakannya dengan sebaik mungkin adalah kewajiban kita.

Sebab, semua itu bisa saja hilang kapan saja. Kita bisa mati setiap saat, bisa sakit kapan saja, bisa miskin di setiap napas berembus, dan suatu saat kita akan menua. Dan pada saat itulah kita akan merasa beruntung atau menyesal. Beruntung jika kita menggunakan kesempatan itu dengan baik. Menyesal jika kita menyia-nyiakan kesempatan itu.

Setiap orang memiliki waktu yang sama. Sama-sama 24 jam dalam sehari semalam. Akan tetapi, hanya sebagian saja yang bisa menggunakannya dengan baik. Maka tak heran, jika ada orang yang sukses ada yang tidak. Bisa jadi karena mereka berbeda dalam menggunakan waktu. Ada yang menggunakannya dengan baik, ada yang malah menyia-nyiakannya.

jika kamu termasuk orang yang suka menyia-nyiakan waktu, coba deh baca 6 kata bijak islami yang diambil dari hadis dan perkataan para ulama ini. Agar kamu tergugah dan termotivasi.

1. Sungguh rugi orang yang mengabaikan kesehatan dan kesempatan

“Ada dua nikmat yang mana kebanyakan orang merugi, yaitu nikmat sehat dan kesempatan.” (HR. Imam Bukhari).

Sehat dan kesempatan adalah nikmat yang diberikan oleh Allah kepada hambanya. Kesehatan bisa berubah menjadi sakit. Kesempatan juga bisa berubah menjadi kesibukan.

Oleh karenanya, orang yang tidak menggunakan kesehatannya pada sesuatu yang bermanfaat, maka dia akan merugi. Orang yang tidak menggunakan kesempatannya dengan baik, dia juga akan menjadi orang yang gagal. 

2. Setelah ia pergi, baru kamu menyadari betapa ia sangat berarti

“Tidak bisa merasakan betapa berharganya empat hal ini kecuali empat orang; tidak akan tahu betapa berharganya sebuah kehidupan kecuali orang yang meninggal; tidak tahu betapa berharganya sebuah kesehatan kecuali orang yang sakit; tidak tahu betapa berharganya masa muda kecuali orang yang sudah tua; tidak tahu betapa berharganya sebuah kekayaan kecauli orang yang jatuh miskin.” (Imam al-Ghazali)

Kata mutiara dari Imam al-Ghazali ini mengajak agar kita melakukan apa yang kita bisa saat ini. Tidak boleh menunda-nunda. Kita masih hidup, maka menggunakannya untuk hal positif adalah keharusan kita. Kita masih sehat, masih muda, atau masih memiliki harta yang cukup, maka menggunakannya dengan sebaik mungkin adalah kewajiban kita.

Sebab, semua itu bisa saja hilang kapan saja. Kita bisa mati setiap saat, bisa sakit kapan saja, bisa miskin di setiap napas berembus, dan suatu saat kita akan menua. Dan pada saat itulah kita akan merasa beruntung atau menyesal. Beruntung jika kita menggunakan kesempatan itu dengan baik. Menyesal jika kita menyia-nyiakan kesempatan itu.

3. Setiap napas yang berembus itu seperti permata yang sangat mahal harganya.

Nah, jika kamu termasuk orang yang suka menyia-nyiakan waktu, coba deh baca 6 kata bijak islami yang diambil dari hadis dan perkataan para ulama ini. Agar kamu tergugah dan termotivasi.

“Setiap napas yang engkau embuskan itu bagaikan permata yang harganya tiada batasnya. Karena ketika berlalu maka tidak ada lagi yang bisa menggantikannya.” (Imam Abdullah al-Haddad)

Setiap napas berembus, berkuranglah napas yang kita miliki. Setiap detik melaju, berkurang pulalah waktu yang kita punyai. Celakanya, napas dan waktu yang sudah pergi, tidak akan mungkin kembali lagi.

4. Waktu itu seperti pedang

“Waktu itu seperti pedang. Jika engkau membunuhnya, maka beruntunglah. Jika tidak, maka dia yang akan membunuhmu.” (Imam Syafi’i)

Imam Syafi’i mengumpakamannya waktu itu seperti pedang. Pedang jika digunakan dengan baik, maka akan membuat pemiliknya selamat. Akan tetapi, jika tidak digunakan dengan baik, bisa saja pedang itu malah membuatnya terbunuh.

5. Sesuatu yang paling mulia untuk sesuatu yang paling hina

“Barang siapa yang menghabiskan umurnya bukan dalam ketaatan atau sesuautu yang mengantarkannya kepada ketaatan, maka dia telah menghabiskan sesuautu yang sangat mulia untuk sesuatu yang sangat hina.” (Imam Abdullah al-Haddad)
Imam Abdullah al-Haddad mengajarkan kepada kita, waktu itu sangat berharga. Jika tidak digunakan untuk taat kepada Allah swt., maka kita menukar sesuatu yang sangat berharga dengan sesuatu yang sama sekali tidak berharga.

6. Waktu tidak bisa kita beli

“Adakah di antara kalian yang memiliki sedikit waktu yang bisa dijual?” (Habib Abdurrahman bin Hamid dalam kitab Nafahat an-Nasim al-Hajiri). 
Perkataan ini diungkapkan oleh Habib ‘Abdurrahman kepada putra-putra dan keluarganya. Beliau ingin menyadarkan kita, waktu tidak bisa diperjualbelikan. Sekaya apa pun kita, kita tidak akan bisa membelinya. Kata motivasi dari para ulama agar kita menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Waktu adalah aset utama untuk menjadi selamat dan sukses di hari esok. Sukses di dunia maupun di akhirat.

Jagalah Waktu

Gambar Ilustrasi : Jagalah Waktu

“Sejengkal waktu bernilai seperti sepotong emas. Namun, sepotong emas tidak akan bisa membeli sejengkal waktu.”Pepatah lama tersebut mengingatkan kita semua akan pentingnya menghargai waktu. Waktu adalah kesempatan yang diberikan oleh Allah. Dia bukanlah mundur, melainkan maju dan tidak bisa diulang kembali. Waktu juga yang menyediakan segala kondisi bagi manusia untuk melakukan apapun selama hidup.

Memang, setiap kita tidak mudah menyadari keberadaan waktu. Bahkan, kala tidur pun, waktu senantiasa mengiringi. Tetap saja, kita tidak menyadarinya. Berlalu dan menimbulkan penyesalan di akhir.

Apakah ada di antara kita ada yang merasa tidak memiliki cukup waktu? Apakah sepertinya di antara kita tidak pernah bisa menyelesaikan semua pekerjaan, atau bisa jadi kesulitan mencari waktu yang cukup untuk keluarga kita. Apalagi berolahraga dan tidur cukup untuk kita tetap sehat? Apakah di antara kita merasa bahwa waktu adalah musuh kita?

Waktu adalah satu-satunya sumber daya yang dapat habis. Kita dapat menambah kekayaan, kesuksesan, karyawan rekan kerja, atau teman-teman tetapi kita tidak dapat menambah waktu. Kita hanya memiliki 24 jam dalam sehari, dan hanya satu kesempatan seumur hidup. Waktu adalah sesuatu yang terbatas dan tidak ada satu orangpun yang menyukai batas, wajar jika di antara kita merasa dikejar-kejar oleh waktu.

Tetapi itu bukanlah hal yang benar. Kita perlu mengubah sikap ini dan mulai melihat tuntutan waktu kita sebagai hal yang baik dalam hidup kita. Inilah cara-cara yang dapat kita lakukan untuk bersahabat dengan waktu:

  1. Bersyukur apabila kita dihimpit oleh waktu.
  2. Imbangi aktifitas kita untuk dunia dan akhirat.
  3. Hilangkanlah kata “tetapi”.
  4. Seimbangkan waktu kita.
  5. Bekerjalah sesuai dengan ritme kinerja kita.
  6. Terima kenyataan

Semoga kita semua dapat memanfaatkan waktu yang sangat berharga ini dengan baik.

Referensi : Jagalah Waktu





3 Hal yang Tidak Bisa Kembali, 3 Hal Pula yang Tidak Pernah Kita Ketahui

Ilustrasi : 3 Hal yang Tidak Bisa Kembali, 3 Hal Pula yang Tidak Pernah Kita Ketahui

3 Hal yang Tidak Bisa Kembali, 3 Hal Pula yang Tidak Pernah Kita Ketahui. Bila diibaratkan, umur manusia itu bagai es batu. Digunakan atau tidak digunakan, es batu lama kelamaan akan mencair.  Begitu pun dengan umur manusia, dimanfaatkan atau dibiarkan, pada waktunya akan berkurang. Selagi masih diberi jatah hidup oleh Allah SWT, ada baiknya umat Muslim mengisinya dengan amal kebaikan. Dengan rajin beribadah, memperbanyak amal, maka saat ajal menjemput, umat Muslim bisa tenang. Dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya ada tiga hal yang perlu diingat. 
1. Ada 3 hal dalam hidup yang tidak bisa kembali :
- Waktu, Ucapan, dan Kesempatan.
Jagalah itu, jangan sampai kau menyesal karenanya.
2. Ada 3 hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang:
- Amarah, Keangkuhan, dan Dendam.
Hindarilah perilaku itu agar selamat dunia akhirat.
3. Ada 3 hal yang tidak boleh hilang:
- Harapan, Keikhlasan, dan Kejujuran.
Peliharalah ketiganya agar dapat ketenangan.
4. Ada 3 hal yang paling berharga:
- Kasih Sayang, Cinta, dan Kebaikan.
Pupuklah itu semua agar dapat kebahagiaan.
- Kekayaan, Kejayaan, dan Mimpi.
Jangan terobsesi hal itu karena bisa membawa kehancuran.
6. Ada 3 hal yang dapat membentuk watak seseorang:
Komitmen, Ketulusan, dan Kerja Keras.
Upayakanlah sekuatnya agar terwujud.
8. Ada 3 hal yang tidak pernah kita tahu:
- Rezeki, Umur, dan Jodoh.
Mintalah pada Allah SWT agar bermanfaat.
9. Ada 3 hal dalam hidup yang PASTI:
- Tua, Sakit, dan Kematian.

5. Ada 3 hal dalam hidup yang tidak pernah pasti:

7. Ada 3 hal yang membuat kita sukses:

-Tekad, Kemauan, dan Fokus.

Usahakan hal itu dengan sungguh-sungguh.

Berdoalah aga kita siap menghadapinya.


Referensi : Hal yang Tidak Bisa Kembali 3 Hal Pula yang Tidak Pernah Kita Ketahui