This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Agustus 2022

Studi Sebutkan, Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai

Studi Sebutkan, Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai Setiap pasangan suami istri (pasutri) tentu mengalami pasang surut rumah tangga. Dan, masalah yang dihadapi akan lebih kompleks dibandingkan saat masih berpacaran. Namun sebagian pasutri terpaksa harus mengakhiri biduk rumah tangga mereka, karena berbagai penyebab. Nah, Menurut sebuah penelitian di Inggris, sebanyak 50 persen pasutri yang bercerai dihantui rasa menyesal. Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa 54 persen orang mempertanyakan kembali keputusan cerai mereka, yakni “Apakah keputusanku ini untuk bercerai sudah tepat?”  Studi ini, melansir kelascinta, dilakukan sebagai bagian dari promosi film ‘The Punch Love’. Peneliti melibatkan 2.000 responden, merupakan pria dan wanita yang bercerai atau sedang ‘break’ dalam hubungan pernikahan yang terjalin lebih dari lima tahun. Survei tersebut juga menemukan banyak istri yang sudah bercerai baru menyadari kalau mereka masih cinta atau merindukan mantan suami.  Disebutkan, sebanyak 42 persen responden pernah berpikir untuk kembali pada pasangannya. Di antara responden yang mengharapkan pernikahannya terjalin kembali, sekira 24 persen melakukan aksi nyata agar bisa rujuk kembali dengan suami atau istri mereka, dan 21 persen responden bahkan masih hidup bersama setelah resmi bercerai.  Dari 50 persen pasangan yang bercerai, setengah dari mereka merasa lebih bahagia dan tegar menghadapi rintangan sebelum bercerai. Peneliti juga menemukan, satu dari lima orang langsung merasa menyesal setelah mengucapkan kata ‘cerai’, sedangkan 19 persen responden baru merasakan penyesalan seminggu setelah bercerai.  Ada responden yang mengaku berharap dapat mengulang kembali waktu saat perceraian resmi secara hukum. Penyesalan dari perceraian terutama datang saat mereka harus mengurus masalah harta dan memberitahu orang lain kalau dia dan pasangan telah berpisah.  Survei juga menemukan hal lain. Sebanyak 95 persen orang percaya kalau dengan hidup terpisah dengan suami atau istri dalam sementara waktu, sebelum memutuskan untuk benar-benar berpisah, dapat membantu menyelamatkan hubungan pernikahan

Studi Sebutkan, Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai Setiap pasangan suami istri (pasutri) tentu mengalami pasang surut rumah tangga. Dan, masalah yang dihadapi akan lebih kompleks dibandingkan saat masih berpacaran. Namun sebagian pasutri terpaksa harus mengakhiri biduk rumah tangga mereka, karena berbagai penyebab. Nah, Menurut sebuah penelitian di Inggris, sebanyak 50 persen pasutri yang bercerai dihantui rasa menyesal. Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa 54 persen orang mempertanyakan kembali keputusan cerai mereka, yakni “Apakah keputusanku ini untuk bercerai sudah tepat?”

Studi ini, melansir kelascinta, dilakukan sebagai bagian dari promosi film ‘The Punch Love’. Peneliti melibatkan 2.000 responden, merupakan pria dan wanita yang bercerai atau sedang ‘break’ dalam hubungan pernikahan yang terjalin lebih dari lima tahun. Survei tersebut juga menemukan banyak istri yang sudah bercerai baru menyadari kalau mereka masih cinta atau merindukan mantan suami.

Disebutkan, sebanyak 42 persen responden pernah berpikir untuk kembali pada pasangannya. Di antara responden yang mengharapkan pernikahannya terjalin kembali, sekira 24 persen melakukan aksi nyata agar bisa rujuk kembali dengan suami atau istri mereka, dan 21 persen responden bahkan masih hidup bersama setelah resmi bercerai.

Dari 50 persen pasangan yang bercerai, setengah dari mereka merasa lebih bahagia dan tegar menghadapi rintangan sebelum bercerai. Peneliti juga menemukan, satu dari lima orang langsung merasa menyesal setelah mengucapkan kata ‘cerai’, sedangkan 19 persen responden baru merasakan penyesalan seminggu setelah bercerai.

Ada responden yang mengaku berharap dapat mengulang kembali waktu saat perceraian resmi secara hukum. Penyesalan dari perceraian terutama datang saat mereka harus mengurus masalah harta dan memberitahu orang lain kalau dia dan pasangan telah berpisah.

Survei juga menemukan hal lain. Sebanyak 95 persen orang percaya kalau dengan hidup terpisah dengan suami atau istri dalam sementara waktu, sebelum memutuskan untuk benar-benar berpisah, dapat membantu menyelamatkan hubungan pernikahan.

Referensi : Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai






Kamis, 25 Agustus 2022

Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai

Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai

Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai. Setiap hubungan asmara pasti akan menghadapi masalah atau konflik yang membuat rasa cinta goyah. Begitu pula dengan pernikahan, pasangan suami-istri tentu akan mengalami pasang surut rumah tangga. Bahkan masalah yang dihadapi lebh kompleks dibandingkan dengan pasangan yang berpacaran. Namun, sebesar apa pun masalah tersebut, usahakan untuk nggak berpisah.

Hindari mengucapkan kata bercerai. Perpisahan dalam pernikahan akan menimbulkan penyesalan yang sangat besar. Sebab, menurut sebuah penelitian di Inggris, 50% pasangan yang bercerai dihantui rasa menyesal. Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa 54% orang mempertanyakan kembali keputusan cerai mereka, yakni “apakah keputusanku ini untuk bercerai sudah tepat?” seperti itu. 

Studi ini dilakukan sebagai bagian dari promosi film “The Punch Love”. Mereka melibatkan 2.000 responden yang merupakan pria dan wanita yang bercerai atau sedang break dalam hubungan pernikahan yang terjalin lebih dari lima tahun. Survei tersebut juga menemukan banyak istri yang sudah bercerai baru menyadari kalau mereka masih cinta atau merindukan mantan suami.

Survei tersebut juga menemukan bahwa sebanyak 42% responden pernah berpikir untuk kembali pada pasangannya. Di antara responden yang mengharapkan pernikahannya terjalin kembali, sekitar 24% melakukan aksi nyata agar bisa rujuk kembali dengan suami/istri mereka, dan 21% responden bahkan masih hidup bersama setelah resmi bercerai.

Dari 50% pasangan yang bercerai, setengah dari mereka merasa lebih bahagia dan tegar menghadapi halang-rintang sebelum bercerai. Peneliti juga menemukan, satu dari lima orang langsung merasa menyesal setelah mengucapkan kata “cerai”, sedagkan 19% responden baru merasakan penyesalan seminggu setelah bercerai

esponden yang mengaku berharap dapat mengulang kembali waktu saat perceraian resmi secara hukum. Penyesalan dari perceraian terutama datang saat mereka harus mengurus masalah harta dan memberitahu orang lain kalau dia dan pasangan telah berpisah.

Terakhir, survei juga menemukan hal lain. Sebanyak 95% orang percaya kalau dengan hidup terpisah dengan suami/istri dalam sementara waktu, sebelum memutuskan untuk benar-benar berpisah dapat membantu menyelamatkan hubungan pernikahan.

Jadi, jangan menggampangkan kata cerai sebelum akhirnya dilanda penyesalan. Jika perlu, konsultasikan dulu dengan konselor profesional agar Anda bisa dibantu. Sebab, berpisah dalam pernikahan nggak seperti putus-nyambung dalam pacaran. Usahakan agar pernikahan ini menjadi pertama dan yang terakhir dalam hidup.

Referensi : Penyesalan Kerap Datang Setelah Bercerai