This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace these with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Waktu Yang Tepat untuk Menjalin Hubungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Waktu Yang Tepat untuk Menjalin Hubungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 September 2022

Waktu Yang Tepat untuk Menjalin Hubungan

Jika kamu bercerai, atau telah mengakhiri hubungan jangka panjang. Dengan maksud baik, mungkin beberapa kerabat dan teman-teman kamu akan menyarankan kamu untuk segera mencari pendamping baru. Tapi bagaimana kamu bisa tau kapan kamu siap untuk menjalin hubungan baru?  "Ini tentunya bervariasi dari satu orang ke orang lain," kata Judith Sills, PhD, seorang psikolog dari Philadelphia seperti dikutip oleh tim AsmaraKu.com. "Semua orang yang bercerai akan berada pada kondisi berduka secara emosional. " Siapapun bebas menentukan apa yang akan dilakukannya usai bercerai.  Pernikahan kamu telah kandas, kamu wajar akan berduka atas peristiwa tersebut. Untuk bisa kembali seperti semula, kamu perlu berusaha untuk memperbaiki emosional, finansial, mental, dan batin. Menurut AsmaraKu.com, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum mencari pasangan baru pasca perceraian:  Turuti Apa Kata Hati Kamu  Beberapa orang siap untuk mencari pasangan baru setelah 2 bulan bercerai. Beberapa orang lainnya mungkin perlu bertahun-tahun. Namun, sebaiknya kamu jangan terburu-buru. Pasalnya kondisi kamu belum stabil pasca perceraian. Beri diri kamu sedikit waktu untuk berpikir, sedikit waktu untuk berduka, sedikit kesempatan untuk menemukan orang lain.  Pengaruh dari Mantan Suami  Jika kamu masih berpikir tentang apa yang mantan suami kamu lakukan atau dengan siapa dia berkencan, artinya kamu masih dalam kondisi yang tidak bagus untuk memulai hubungan yang sehat. Jangan memaksakan diri menikah lagi untuk membuktikan sesuatu kepada mantan. Percaya deh, ini tidak akan berakhir dengan baik.  Apakah Kamu Terbuka Untuk Pengalaman Baru?  Jika kamu ingin hubungan yang berkomitmen dalam waktu yang lama, mungkin memulai hubungan asmara baru akan tampak menakutkan. kamu masih terngiang-ngiang dengan kegagalan hubungan kamu sebelumnya.  Apakah kamu melakukan sesuatu yang merupakan penegasan dari diri kamu dan kehidupan kamu, siapkah kamu menerima semuanya apapun resikonya?. Jika kamu siap menjalin hubungan baru, artinya kamu harus siap dengan plus minus yang akan kamu alami nantinya.”  Terimalah Diri Kamu Sebagai Seorang Individu  Identitas tidak ada hubungannya dengan status hubungan kamu. Daripada melompat ke dalam suatu hubungan baru untuk menghindari kesendiriannya, sebaiknya kamu memberikan kesempatan pada diri untuk mengeksplorasi kehidupan pada istilah kamu sendiri. Yang bisa menyembuhkan diri kamu usai perceraian, adalah diri kamu sendiri! kamu harus lebih selektif dalam memilih pasangan untuk kehidupan kamu selanjutnya.  Hal Telah Berubah Sejak Terakhir Kali Kamu Berkencan  Usai bercerai, semuanya akan berubah. Tidak hanya kehidupan kamu yang akan berubah, tapi begitu juga kehidupan sosial kamu, lingkaran pertemanan, dan rutinitas. kamu bisa bertemu dengan pasangan baru melalui teman atau dengan orang asing yang pernah dekat dengan kamu. Tetapi kamu juga mungkin ingin mempertimbangkan kencan online.  Berkencan Adalah Keputusan Dewasa  Beberapa orang tua yang berstatus duda/janda memutuskan tidak berkencan karena mereka khawatir tentang efek yang bisa terjadi pada anak-anak mereka. Jangan biarkan hal ini mempengaruhi keputusan kamu untuk mencari pasangan baru. Tetapi berhati-hatilah. Cobalah mengenal calon pasangan baru kamu lebih dekat. Apakah mereka adalah kandidat yang tepat dan serius dalam hubungan jangka panjang, Jika kamu bercerai, atau telah mengakhiri hubungan jangka panjang. Dengan maksud baik, mungkin beberapa kerabat dan teman-teman kamu akan menyarankan kamu untuk segera mencari pendamping baru. Tapi bagaimana kamu bisa tau kapan kamu siap untuk menjalin hubungan baru? "Ini tentunya bervariasi dari satu orang ke orang lain," kata Judith Sills, PhD, seorang psikolog dari Philadelphia seperti dikutip oleh tim AsmaraKu.com. "Semua orang yang bercerai akan berada pada kondisi berduka secara emosional. " Siapapun bebas menentukan apa yang akan dilakukannya usai bercerai.  Pernikahan kamu telah kandas, kamu wajar akan berduka atas peristiwa tersebut. Untuk bisa kembali seperti semula, kamu perlu berusaha untuk memperbaiki emosional, finansial, mental, dan batin. Menurut AsmaraKu.com, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum mencari pasangan baru pasca perceraian:  Turuti Apa Kata Hati Kamu  Beberapa orang siap untuk mencari pasangan baru setelah 2 bulan bercerai. Beberapa orang lainnya mungkin perlu bertahun-tahun. Namun, sebaiknya kamu jangan terburu-buru. Pasalnya kondisi kamu belum stabil pasca perceraian. Beri diri kamu sedikit waktu untuk berpikir, sedikit waktu untuk berduka, sedikit kesempatan untuk menemukan orang lain.  Pengaruh dari Mantan Suami  Jika kamu masih berpikir tentang apa yang mantan suami kamu lakukan atau dengan siapa dia berkencan, artinya kamu masih dalam kondisi yang tidak bagus untuk memulai hubungan yang sehat. Jangan memaksakan diri menikah lagi untuk membuktikan sesuatu kepada mantan. Percaya deh, ini tidak akan berakhir dengan baik.  Apakah Kamu Terbuka Untuk Pengalaman Baru?  Jika kamu ingin hubungan yang berkomitmen dalam waktu yang lama, mungkin memulai hubungan asmara baru akan tampak menakutkan. kamu masih terngiang-ngiang dengan kegagalan hubungan kamu sebelumnya.  Apakah kamu melakukan sesuatu yang merupakan penegasan dari diri kamu dan kehidupan kamu, siapkah kamu menerima semuanya apapun resikonya?. Jika kamu siap menjalin hubungan baru, artinya kamu harus siap dengan plus minus yang akan kamu alami nantinya.”  Terimalah Diri Kamu Sebagai Seorang Individu  Identitas tidak ada hubungannya dengan status hubungan kamu. Daripada melompat ke dalam suatu hubungan baru untuk menghindari kesendiriannya, sebaiknya kamu memberikan kesempatan pada diri untuk mengeksplorasi kehidupan pada istilah kamu sendiri. Yang bisa menyembuhkan diri kamu usai perceraian, adalah diri kamu sendiri! kamu harus lebih selektif dalam memilih pasangan untuk kehidupan kamu selanjutnya.  Hal Telah Berubah Sejak Terakhir Kali Kamu Berkencan  Usai bercerai, semuanya akan berubah. Tidak hanya kehidupan kamu yang akan berubah, tapi begitu juga kehidupan sosial kamu, lingkaran pertemanan, dan rutinitas. kamu bisa bertemu dengan pasangan baru melalui teman atau dengan orang asing yang pernah dekat dengan kamu. Tetapi kamu juga mungkin ingin mempertimbangkan kencan online.  Berkencan Adalah Keputusan Dewasa  Beberapa orang tua yang berstatus duda/janda memutuskan tidak berkencan karena mereka khawatir tentang efek yang bisa terjadi pada anak-anak mereka. Jangan biarkan hal ini mempengaruhi keputusan kamu untuk mencari pasangan baru. Tetapi berhati-hatilah. Cobalah mengenal calon pasangan baru kamu lebih dekat. Apakah mereka adalah kandidat yang tepat dan serius dalam hubungan jangka panjang, , Jika kamu bercerai, atau telah mengakhiri hubungan jangka panjang. Dengan maksud baik, mungkin beberapa kerabat dan teman-teman kamu akan menyarankan kamu untuk segera mencari pendamping baru. Tapi bagaimana kamu bisa tau kapan kamu siap untuk menjalin hubungan baru?  "Ini tentunya bervariasi dari satu orang ke orang lain," kata Judith Sills, PhD, seorang psikolog dari Philadelphia seperti dikutip oleh tim AsmaraKu.com. "Semua orang yang bercerai akan berada pada kondisi berduka secara emosional. " Siapapun bebas menentukan apa yang akan dilakukannya usai bercerai.  Pernikahan kamu telah kandas, kamu wajar akan berduka atas peristiwa tersebut. Untuk bisa kembali seperti semula, kamu perlu berusaha untuk memperbaiki emosional, finansial, mental, dan batin. Menurut AsmaraKu.com, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum mencari pasangan baru pasca perceraian:  Turuti Apa Kata Hati Kamu  Beberapa orang siap untuk mencari pasangan baru setelah 2 bulan bercerai. Beberapa orang lainnya mungkin perlu bertahun-tahun. Namun, sebaiknya kamu jangan terburu-buru. Pasalnya kondisi kamu belum stabil pasca perceraian. Beri diri kamu sedikit waktu untuk berpikir, sedikit waktu untuk berduka, sedikit kesempatan untuk menemukan orang lain.  Pengaruh dari Mantan Suami  Jika kamu masih berpikir tentang apa yang mantan suami kamu lakukan atau dengan siapa dia berkencan, artinya kamu masih dalam kondisi yang tidak bagus untuk memulai hubungan yang sehat. Jangan memaksakan diri menikah lagi untuk membuktikan sesuatu kepada mantan. Percaya deh, ini tidak akan berakhir dengan baik.  Apakah Kamu Terbuka Untuk Pengalaman Baru?  Jika kamu ingin hubungan yang berkomitmen dalam waktu yang lama, mungkin memulai hubungan asmara baru akan tampak menakutkan. kamu masih terngiang-ngiang dengan kegagalan hubungan kamu sebelumnya.  Apakah kamu melakukan sesuatu yang merupakan penegasan dari diri kamu dan kehidupan kamu, siapkah kamu menerima semuanya apapun resikonya?. Jika kamu siap menjalin hubungan baru, artinya kamu harus siap dengan plus minus yang akan kamu alami nantinya.”  Terimalah Diri Kamu Sebagai Seorang Individu  Identitas tidak ada hubungannya dengan status hubungan kamu. Daripada melompat ke dalam suatu hubungan baru untuk menghindari kesendiriannya, sebaiknya kamu memberikan kesempatan pada diri untuk mengeksplorasi kehidupan pada istilah kamu sendiri. Yang bisa menyembuhkan diri kamu usai perceraian, adalah diri kamu sendiri! kamu harus lebih selektif dalam memilih pasangan untuk kehidupan kamu selanjutnya.  Hal Telah Berubah Sejak Terakhir Kali Kamu Berkencan  Usai bercerai, semuanya akan berubah. Tidak hanya kehidupan kamu yang akan berubah, tapi begitu juga kehidupan sosial kamu, lingkaran pertemanan, dan rutinitas. kamu bisa bertemu dengan pasangan baru melalui teman atau dengan orang asing yang pernah dekat dengan kamu. Tetapi kamu juga mungkin ingin mempertimbangkan kencan online.  Berkencan Adalah Keputusan Dewasa  Beberapa orang tua yang berstatus duda/janda memutuskan tidak berkencan karena mereka khawatir tentang efek yang bisa terjadi pada anak-anak mereka. Jangan biarkan hal ini mempengaruhi keputusan kamu untuk mencari pasangan baru. Tetapi berhati-hatilah. Cobalah mengenal calon pasangan baru kamu lebih dekat. Apakah mereka adalah kandidat yang tepat dan serius dalam hubungan jangka panjang,

Jika kamu bercerai, atau telah mengakhiri hubungan jangka panjang. Dengan maksud baik, mungkin beberapa kerabat dan teman-teman kamu akan menyarankan kamu untuk segera mencari pendamping baru. Tapi bagaimana kamu bisa tau kapan kamu siap untuk menjalin hubungan baru?

"Ini tentunya bervariasi dari satu orang ke orang lain," kata Judith Sills, PhD, seorang psikolog dari Philadelphia seperti dikutip oleh tim AsmaraKu.com. "Semua orang yang bercerai akan berada pada kondisi berduka secara emosional. " Siapapun bebas menentukan apa yang akan dilakukannya usai bercerai.

Pernikahan kamu telah kandas, kamu wajar akan berduka atas peristiwa tersebut. Untuk bisa kembali seperti semula, kamu perlu berusaha untuk memperbaiki emosional, finansial, mental, dan batin. Menurut AsmaraKu.com, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum mencari pasangan baru pasca perceraian:

Turuti Apa Kata Hati Kamu

Beberapa orang siap untuk mencari pasangan baru setelah 2 bulan bercerai. Beberapa orang lainnya mungkin perlu bertahun-tahun. Namun, sebaiknya kamu jangan terburu-buru. Pasalnya kondisi kamu belum stabil pasca perceraian. Beri diri kamu sedikit waktu untuk berpikir, sedikit waktu untuk berduka, sedikit kesempatan untuk menemukan orang lain.

Pengaruh dari Mantan Suami

Jika kamu masih berpikir tentang apa yang mantan suami kamu lakukan atau dengan siapa dia berkencan, artinya kamu masih dalam kondisi yang tidak bagus untuk memulai hubungan yang sehat. Jangan memaksakan diri menikah lagi untuk membuktikan sesuatu kepada mantan. Percaya deh, ini tidak akan berakhir dengan baik.

Apakah Kamu Terbuka Untuk Pengalaman Baru?

Jika kamu ingin hubungan yang berkomitmen dalam waktu yang lama, mungkin memulai hubungan asmara baru akan tampak menakutkan. kamu masih terngiang-ngiang dengan kegagalan hubungan kamu sebelumnya.

Apakah kamu melakukan sesuatu yang merupakan penegasan dari diri kamu dan kehidupan kamu, siapkah kamu menerima semuanya apapun resikonya?. Jika kamu siap menjalin hubungan baru, artinya kamu harus siap dengan plus minus yang akan kamu alami nantinya.”

Terimalah Diri Kamu Sebagai Seorang Individu

Identitas tidak ada hubungannya dengan status hubungan kamu. Daripada melompat ke dalam suatu hubungan baru untuk menghindari kesendiriannya, sebaiknya kamu memberikan kesempatan pada diri untuk mengeksplorasi kehidupan pada istilah kamu sendiri. Yang bisa menyembuhkan diri kamu usai perceraian, adalah diri kamu sendiri! kamu harus lebih selektif dalam memilih pasangan untuk kehidupan kamu selanjutnya.

Hal Telah Berubah Sejak Terakhir Kali Kamu Berkencan

Usai bercerai, semuanya akan berubah. Tidak hanya kehidupan kamu yang akan berubah, tapi begitu juga kehidupan sosial kamu, lingkaran pertemanan, dan rutinitas. kamu bisa bertemu dengan pasangan baru melalui teman atau dengan orang asing yang pernah dekat dengan kamu. Tetapi kamu juga mungkin ingin mempertimbangkan kencan online.

Berkencan Adalah Keputusan Dewasa

Beberapa orang tua yang berstatus duda/janda memutuskan tidak berkencan karena mereka khawatir tentang efek yang bisa terjadi pada anak-anak mereka. Jangan biarkan hal ini mempengaruhi keputusan kamu untuk mencari pasangan baru. Tetapi berhati-hatilah. Cobalah mengenal calon pasangan baru kamu lebih dekat. Apakah mereka adalah kandidat yang tepat dan serius dalam hubungan jangka panjang,